TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mulai mematangkan seluruh persiapan menghadapi sejumlah agenda besar daerah dan nasional. Mulai dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Riau, HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, hingga Event Nasional Festival Pacu Jalur 2026, seluruh jajaran pemerintah diminta bergerak dalam satu komando.
Komitmen itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kabupaten Kuantan Singingi yang digelar di Ruang Rapat Plt. Bupati Kuansing, Rabu (5/8/2026). Rapat dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kuansing, Drs. Muradi, M.Si, mewakili Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin.
Rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dengan seluruh camat agar pelaksanaan berbagai agenda pemerintahan, pelayanan publik, hingga event budaya terbesar di Kuansing dapat berjalan sukses, tertib, dan maksimal.
Dalam arahannya, Pj Sekda Muradi menegaskan bahwa pola kerja sektoral sudah tidak relevan lagi. Seluruh perangkat daerah harus memiliki visi, langkah, dan semangat yang sama dalam melayani masyarakat.
“Kita tidak boleh lagi bekerja sendiri-sendiri ataupun berjalan tanpa arah yang jelas. Seluruh perangkat daerah harus memiliki kesamaan langkah, kesamaan tujuan, dan kesamaan semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tegas Muradi di hadapan seluruh camat.
Muradi juga mengingatkan bahwa kondisi efisiensi anggaran yang sedang berlangsung tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Sebaliknya, seluruh perangkat daerah dituntut mampu berinovasi dengan memanfaatkan anggaran secara efektif tanpa mengurangi makna kegiatan.
“Di tengah situasi efisiensi sekarang ini, kemaslah kegiatan-kegiatan tersebut dengan sederhana namun tidak menghilangkan makna dan kemeriahannya,” ujarnya.
Selain membahas kesiapan menghadapi berbagai agenda penting, Rakor juga menyoroti persoalan masa jabatan sejumlah Kepala Desa yang telah berakhir. Muradi meminta para camat segera melakukan pendataan dan berkoordinasi agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di tingkat desa yang dapat menghambat jalannya pemerintahan.
“Silakan didata desa mana saja yang sudah berakhir masa jabatan kepala desanya. Komunikasikan segera agar tidak terjadi kekosongan dan seluruh kegiatan pemerintahan di desa tetap berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Menurut Muradi, camat memiliki peran strategis sebagai ujung tombak koordinasi antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Karena itu, setiap persoalan di wilayah harus cepat dipetakan, dilaporkan, dan ditindaklanjuti sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Menutup arahannya, Muradi berharap Rakor tersebut tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan mampu menghasilkan langkah-langkah konkret yang dapat langsung diimplementasikan di lapangan.
“Saya berharap forum ini menghasilkan langkah konkret dan strategis, serta menjadi sarana evaluasi untuk memperkuat komitmen bersama. Mari kita bekerja sungguh-sungguh dengan semangat kebersamaan demi kemajuan Kabupaten Kuantan Singingi yang kita cintai,” pungkasnya.
Melalui Rakor Camat se-Kabupaten Kuantan Singingi ini, Pemerintah Kabupaten Kuansing menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh agenda strategis daerah, mulai dari peringatan HUT Provinsi Riau, HUT Kemerdekaan RI, hingga Festival Pacu Jalur 2026, dapat berlangsung aman, sukses, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.






