Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

Karhutla Ancam Kuansing — Kapolres: Jangan Bergerak Sendiri! Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Bencana

×

Karhutla Ancam Kuansing — Kapolres: Jangan Bergerak Sendiri! Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Bencana

Sebarkan artikel ini
Karhutla Ancam Kuansing — Kapolres: Jangan Bergerak Sendiri! Pemkab Perkuat Sinergi Cegah Bencana

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Komitmen memerangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) semakin diperkuat. Seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, hingga masyarakat diajak bersatu menghadapi ancaman yang berpotensi meningkat seiring musim kemarau.

Hal tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, SH, SIK, MH di halaman Mapolres Kuansing, Kamis (6/8/2026) pagi.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa perang melawan karhutla tidak mungkin dimenangkan jika hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Menurutnya, sinergi seluruh elemen menjadi benteng utama untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan.

“Karhutla adalah ancaman serius yang harus kita hadapi bersama. Kesiapsiagaan, koordinasi, dan kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar kebakaran dapat dicegah sejak dini. Saya mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kewaspadaan dan bergerak cepat apabila ditemukan potensi kebakaran,” tegas AKBP Hidayat Perdana.

Apel kesiapsiagaan tersebut dihadiri Asisten I Setda Kuansing dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG, Kasat Pol PP PKP Riokasyterwandra, M.Si, Plt. Kadis Kominfoss Hevi Heri Antoni, M.Si, Kalaksa BPBD H. Yulizar M, M.Si, Kadishub Hendri Wahyudi, SE, jajaran Polres Kuansing, personel BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Usai pelaksanaan apel, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Drs. Muradi, M.Si menegaskan Pemerintah Kabupaten Kuansing berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan agar langkah pencegahan menjadi prioritas utama.

Menurut Muradi, penanganan karhutla tidak hanya dilakukan saat kebakaran terjadi, tetapi harus dimulai melalui upaya pencegahan yang terencana dan berkesinambungan.

“Sinergi antara Pemerintah dengan Forkopimda dan seluruh instansi terkait akan terus kita lakukan, terutama dalam penanggulangan karhutla. Pencegahan harus menjadi prioritas agar bencana ini tidak terjadi dan tidak menimbulkan dampak bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar Drs. Muradi, M.Si.

Ia juga menekankan bahwa koordinasi yang solid menjadi modal utama menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mendukung setiap langkah penanganan di lapangan.

Sebagai bentuk kesiapan nyata, usai apel Kapolres Kuansing bersama Pj Sekda, Asisten I Setda Kuansing dan seluruh pejabat yang hadir melakukan pengecekan langsung terhadap sarana dan prasarana penanggulangan karhutla. Berbagai perlengkapan operasional, mulai dari peralatan pemadam hingga perlengkapan pendukung lainnya, diperiksa satu per satu guna memastikan seluruhnya dalam kondisi siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi keadaan darurat.

Dengan kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta komitmen memperkuat sinergi lintas instansi, Kuansing berharap mampu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan sejak dini sehingga keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan stabilitas aktivitas perekonomian daerah tetap terjaga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *