PEKANBARU | DETAKKita.com — Kabar gembira bagi mahasiswa asal Riau. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Riau resmi membuka pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Tahap Lanjutan Tahun Anggaran 2026 mulai 3 hingga 31 Agustus 2026.
Pembukaan pendaftaran tersebut tertuang dalam Pengumuman Gubernur Riau Nomor: 400/5/SETDA/2026 sebagai bentuk komitmen Pemprov Riau dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat menyelesaikan pendidikannya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Yan Dharmadi, mengatakan program ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang sebelumnya telah menjadi penerima Beasiswa Riau Cerdas dan memenuhi persyaratan untuk tahap lanjutan.
“Pendaftaran Beasiswa Riau Cerdas Tahap Lanjutan Tahun Anggaran 2026 telah dibuka mulai 3 hingga 31 Agustus 2026. Seluruh pemohon wajib mengunggah dokumen persyaratan secara daring melalui laman resmi https://sobatkesra.riau.go.id sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Yan Dharmadi di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut terdiri dari dua kategori utama, yakni Beasiswa Riau Prestasi bagi mahasiswa berprestasi secara akademik dan Beasiswa Riau Harapan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Untuk kategori Beasiswa Riau Prestasi, program ini mencakup mahasiswa jenjang S1/D4, S2, S3, Profesi, Spesialis, hingga program Tahfiz pada perguruan tinggi mitra yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau.
Persyaratan IPK
Yan Dharmadi menjelaskan, setiap pemohon wajib memenuhi standar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sesuai jenjang pendidikan.
“Peserta wajib melampirkan transkrip nilai dengan IPK minimal 3,10 untuk rumpun ilmu sosial dan 3,00 untuk rumpun ilmu eksakta pada jenjang S1 atau D4,” jelasnya.
Sementara itu, persyaratan IPK untuk jenjang lainnya meliputi:
- S1/D4 Ilmu Sosial: minimal 3,10
- S1/D4 Ilmu Eksakta: minimal 3,00
- S2 (Magister): minimal 3,25
- S3 (Doktor): minimal 3,30
- Profesi/Spesialis: minimal 3,15
Selain memenuhi persyaratan akademik, pemohon juga diwajibkan melampirkan sejumlah dokumen, di antaranya:
- Surat permohonan kepada Gubernur Riau.
- Surat keterangan aktif kuliah asli.
- Transkrip nilai terbaru.
- Surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain bermaterai Rp10.000.
- Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.
Mekanisme Pengajuan
Untuk mahasiswa yang kuliah di dalam Provinsi Riau, proposal fisik diserahkan melalui perguruan tinggi masing-masing.
Sedangkan mahasiswa yang menempuh pendidikan di luar Provinsi Riau dapat mengirimkan proposal secara kolektif melalui kampus atau melalui layanan pos kepada Tim Seleksi dan Verifikasi Beasiswa Riau Cerdas di Kantor Gubernur Riau, paling lambat 31 Agustus 2026.
Yan menegaskan seluruh proses seleksi akan dilakukan oleh masing-masing perguruan tinggi sesuai ketentuan yang berlaku sebelum hasilnya ditetapkan melalui Surat Keputusan pimpinan perguruan tinggi.
“Hasil seleksi dari masing-masing perguruan tinggi nantinya disampaikan kepada Gubernur Riau paling lambat pada minggu pertama September 2026 sebagai dasar penetapan penerima Beasiswa Riau Cerdas Tahap Lanjutan Tahun Anggaran 2026,” pungkasnya.
Daftar Perguruan Tinggi Mitra
Dalam Provinsi Riau
- Universitas Riau (UNRI)
- UIN Sultan Syarif Kasim Riau (UIN Suska)
- Universitas Islam Riau (UIR)
- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI)
- Universitas Lancang Kuning (UNILAK)
- Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
- Universitas Abdurrab
- Politeknik Caltex Riau (PCR)
- Politeknik Negeri Bengkalis
Luar Provinsi Riau
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Gadjah Mada (UGM)
- Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
- Universitas Brawijaya (UB)
- Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta
- Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Tangerang
- Institut Pertanian Bogor (IPB)
- Universitas Diponegoro (Undip)
Pemprov Riau mengimbau seluruh mahasiswa penerima Beasiswa Riau Cerdas periode sebelumnya agar segera melengkapi seluruh persyaratan dan melakukan pendaftaran sebelum batas akhir 31 Agustus 2026, sehingga kesempatan memperoleh bantuan pendidikan tidak terlewatkan.






