Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKebudayaan dan AdatPariwisataPemerintahan

Ribuan Warga Serbu Tepian Ronge Biru! Muklisin Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya

×

Ribuan Warga Serbu Tepian Ronge Biru! Muklisin Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya

Sebarkan artikel ini
Ribuan Warga Serbu Tepian Ronge Biru! Muklisin Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Lautan manusia memadati Tepian Ronge Biru, Desa Pulau Aro, Kecamatan Kuantan Tengah, Jumat (7/8/2026) petang. Ribuan warga tumpah ruah menyaksikan Plt. Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, yang secara resmi melepas hilir perdana Pacu Jalur Mini Ikatan Pemuda Pulau Aro (IPPA) dalam suasana meriah yang menggema di sepanjang aliran Sungai Kuantan.

Kedatangan H. Muklisin disambut antusias masyarakat. Sorak sorai, tepuk tangan, hingga teriakan penyemangat menggema ketika orang nomor satu di Kuansing itu memasuki arena pacu. Dengan gaya yang akrab dan sederhana, Muklisin menyempatkan diri menyalami warga yang telah berjejer di sepanjang tepian sungai. Momen tersebut menjadi perhatian ribuan penonton yang tak ingin melewatkan kesempatan mengabadikan kebersamaan bersama Plt. Bupati.

Usai menyapa masyarakat, H. Muklisin bersama panitia naik ke pancang start dan memberikan aba-aba pelepasan hilir pertama. Dalam hitungan detik, jalur-jalur mini melesat membelah Sungai Kuantan, disambut gemuruh tepuk tangan dan pekikan semangat ribuan penonton yang memadati arena.

Pada kesempatan itu, Plt. Bupati didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Asisten I Setda dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG., Asisten III Azhar Ali, MM., sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Kuantan Tengah Eka Putra.

Dalam sambutannya, H. Muklisin menegaskan bahwa Pacu Jalur Mini bukan sekadar perlombaan tradisional, tetapi menjadi sarana penting untuk menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada generasi muda sekaligus menjaga kelestarian warisan budaya Kuantan Singingi.

“Pacu Jalur adalah identitas masyarakat Kuansing yang harus terus kita jaga. Melalui Pacu Jalur Mini, kita menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini sekaligus membangun semangat sportivitas dan kebersamaan di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh panitia dan masyarakat Pulau Aro yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan sangat meriah,” ujar Muklisin.

Ia menilai pelaksanaan Pacu Jalur Mini menjadi bukti bahwa semangat melestarikan budaya tetap hidup di tengah masyarakat. Menurutnya, keberhasilan menjaga tradisi merupakan tanggung jawab bersama agar Pacu Jalur terus dikenal sebagai ikon budaya Kabupaten Kuantan Singingi hingga tingkat nasional bahkan internasional.

Antusiasme masyarakat juga terlihat dari pengakuan Nanda, salah seorang warga Desa Pulau Aro. Ia mengaku bangga karena Plt. Bupati hadir langsung di tengah masyarakat dan menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya daerah.

“Kami sangat senang dan bangga Pak Plt. Bupati hadir langsung di Pulau Aro. Beliau begitu dekat dengan masyarakat, bahkan menyempatkan menyalami warga satu per satu. Semoga perhatian terhadap budaya Pacu Jalur terus berlanjut dan semakin membawa nama Kuansing dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ungkap Nanda.

Pacu Jalur Mini IPPA Desa Pulau Aro menjadi salah satu agenda budaya yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahunnya. Selain menjadi ajang pembinaan atlet-atlet muda Pacu Jalur, kegiatan tersebut juga mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan mencintai warisan budaya leluhur.

Gemuruh semangat di Tepian Ronge Biru sore itu menjadi bukti bahwa Pacu Jalur bukan sekadar olahraga tradisional, melainkan simbol persatuan, kebanggaan, dan identitas masyarakat Kuantan Singingi yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *