Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPendidikanProvinsi Riau

Hardiknas 2026 Meledak di Kuansing! 15 Kecamatan Adu Kompak di Lomba Senam Narosa—Sekda Tegas: Ini Bukan Sekadar Lomba—Tapi Gerakan Pendidikan!

×

Hardiknas 2026 Meledak di Kuansing! 15 Kecamatan Adu Kompak di Lomba Senam Narosa—Sekda Tegas: Ini Bukan Sekadar Lomba—Tapi Gerakan Pendidikan!

Sebarkan artikel ini
Hardiknas 2026 Meledak di Kuansing! 15 Kecamatan Adu Kompak di Lomba Senam Narosa—Sekda Tegas: Ini Bukan Sekadar Lomba—Tapi Gerakan Pendidikan!

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) berlangsung semarak dan penuh energi. Dinas Pendidikan Kuansing berkolaborasi dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar Lomba Senam Narosa tingkat kabupaten yang dipusatkan di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan bergengsi ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing yang hadir mewakili Bupati, didampingi Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, serta Ketua PGRI Kuansing beserta jajaran.

Sebanyak 15 Pengurus Cabang (PC) PGRI dari seluruh kecamatan turut ambil bagian dalam ajang ini, menampilkan kekompakan, kreativitas, dan kekuatan gerakan dalam balutan Senam Narosa—senam khas kebanggaan daerah Kuansing.

Adu Kompak dan Kreativitas, Bukan Sekadar Gerakan

Ketua panitia pelaksana, Subrantas, S.Si., menegaskan bahwa lomba ini tidak hanya sekadar ajang unjuk kebolehan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar guru se-Kuansing.

“Penilaian lomba meliputi kekompakan, kreativitas gerakan, dan power. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan, dan PGRI atas dukungan penuh sehingga kegiatan ini berjalan sukses,” ujar Subrantas.

Ia menambahkan, semangat kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi nilai utama yang ingin dibangun dalam momentum Hardiknas.

Kadisdik: Senam Narosa Wajib Hidup di Sekolah!

Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, H. Herizon dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi guru dalam memajukan pendidikan.

“Kegiatan ini ditaja oleh PGRI dengan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Sekda atas dukungannya, termasuk dalam penyediaan konsumsi,” jelas Herizon.

Lebih tegas lagi, ia mendorong seluruh sekolah di Kuansing untuk menjadikan Senam Narosa sebagai kegiatan rutin.

“Senam Narosa adalah satu-satunya senam yang lahir dari Kuantan Singingi. Mari kita lestarikan dengan melaksanakannya minimal satu kali dalam seminggu di setiap sekolah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menghindari segala bentuk kecurangan dalam perlombaan.

Sekda: Ini Momentum Bangun Karakter Generasi!

Dalam sambutannya, Sekda Kuansing yang mewakili Bupati menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis dalam memperkuat peran guru sebagai ujung tombak pendidikan.

“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesehatan jasmani, tetapi juga mendorong kreativitas. Kita berharap Senam Narosa bisa dikenal lebih luas, bahkan hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta menghormati keputusan dewan juri.

Hardiknas dan Senam Narosa: Kolaborasi Pendidikan dan Budaya

Sebagai informasi, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei merupakan momentum untuk mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara sekaligus memperkuat komitmen terhadap kemajuan pendidikan nasional.

Pelaksanaan kegiatan seperti Lomba Senam Narosa ini memiliki sejumlah nilai strategis, antara lain:

  • Meningkatkan kesehatan jasmani guru dan tenaga pendidik
  • Membangun kekompakan dan solidaritas antar tenaga pendidik
  • Mendorong kreativitas dalam kegiatan non-akademik
  • Melestarikan budaya lokal melalui senam khas daerah
  • Menanamkan nilai sportivitas dan fair play

Senam Narosa sendiri merupakan inovasi lokal yang menggabungkan unsur olahraga, seni, dan budaya, sehingga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai identitas daerah Kuansing di tingkat nasional.

Dari Kuansing untuk Indonesia

Dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta dan dukungan penuh pemerintah daerah, Lomba Senam Narosa dalam rangka Hardiknas 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga simbol kebangkitan semangat pendidikan, kesehatan, dan pelestarian budaya lokal.

Jika konsisten dikembangkan, bukan tidak mungkin Senam Narosa akan menjadi ikon olahraga edukatif dari Kuantan Singingi yang dikenal luas di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *