Scroll untuk baca artikel
Kebudayaan dan AdatKota PekanbaruOrganisasiPariwisataProvinsi Riau

Rp12 Juta Mengalir ke Pacu Jalur Baserah! IKBB Pekanbaru Serukan “Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha”

×

Rp12 Juta Mengalir ke Pacu Jalur Baserah! IKBB Pekanbaru Serukan “Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha”

Sebarkan artikel ini
Rp12 Juta Mengalir ke Pacu Jalur Baserah! IKBB Pekanbaru Serukan “Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha”

PEKANBARU | DETAKKita.com Dukungan terhadap pelaksanaan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026 terus mengalir. Kali ini datang dari warga Ikatan Keluarga Besar Baserah (IKBB) Pekanbaru yang tak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menyiapkan bantuan sebesar Rp12 juta untuk menyukseskan perhelatan budaya yang digelar di Tepian Lubuk Sobae, Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Dukungan tersebut disepakati dalam rapat persiapan pengurus IKBB Pekanbaru yang digelar di Kantin Justice UNRI Gobah, Pekanbaru, Selasa (11/8/2026).

Dalam rapat tersebut disepakati dua bentuk dukungan. Pertama, sumbangan sebesar Rp5 juta untuk panitia pelaksana yang akan diserahkan saat pembukaan Pacu Jalur oleh Ketua IKBB Pekanbaru bersama rombongan yang hadir.

Kedua, dukungan sebesar Rp7 juta untuk jalur Basogha yang berhasil masuk pada hari ketiga perlombaan. Bantuan tersebut akan diserahkan kepada perwakilan jalur saat pencabutan undian hari ketiga oleh pengurus IKBB Pekanbaru.

Ketua IKBB Pekanbaru, Aswandi, menjelaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian warga IKBB Pekanbaru terhadap pelaksanaan tradisi Pacu Jalur di kampung halaman.

“Ini merupakan dukungan dari warga IKBB Pekanbaru untuk pelaksanaan Pacu Jalur di Baserah. Mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses dan lancar,” ujar Aswandi kepada DETAKKita.com, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, bantuan untuk jalur Basogha pada hari ketiga tersebut mencakup dukungan bagi jalur dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Kuantan Hilir (KH) dan Kuantan Hilir Seberang (KHS).

“Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha”

Tak berhenti pada dukungan materi, warga IKBB Pekanbaru juga berencana pulang bersama-sama ke kampung halaman.

Dengan semangat “Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha”, warga IKBB Pekanbaru dijadwalkan berangkat menuju Baserah pada Rabu (12/8/2026).

“Besok kita akan baliek kampuong basamo ka Basogha. Kita mengajak warga IKBB Pekanbaru yang memiliki kesempatan untuk hadir dan bersama-sama meramaikan iven kebudayaan Pacu Jalur di Baserah,” kata Aswandi.

Event Kebudayaan Pacu Jalur Baserah 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung 13–16 Agustus 2026 di Tepian Lubuk Sobae, Baserah.

Bagi masyarakat Kuansing, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung perahu panjang. Di balik dentuman suara tepukan, sorakan tepian, dan adrenalin para pendayung, tersimpan semangat kebersamaan, gotong royong serta identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Karena itu, kehadiran warga perantauan dalam momentum Pacu Jalur di kampung halaman memiliki makna tersendiri. Bukan sekadar menyaksikan perlombaan, tetapi sekaligus menjadi bagian dari denyut kebudayaan Basogha.

Pengurus dan Pembina IKBB Hadir

Rapat persiapan tersebut dihadiri sejumlah pengurus dan pembina IKBB Pekanbaru.

Di antaranya Pembina Syafrial Koyab dan Ramalan Rauf, serta Endrianto Ustha. Sementara dari jajaran pengurus hadir Ketua IKBB Pekanbaru Aswandi, Wakil Ketua Rudi Hartono, Sekretaris Gafar dan Aan.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal sekaligus memastikan dukungan IKBB Pekanbaru terhadap pelaksanaan Pacu Jalur Baserah dapat berjalan sesuai kesepakatan.

Kini, setelah dukungan Rp12 juta disiapkan dan agenda “Baliek Kampuong Basamo Ka Basogha” dijadwalkan, perhatian warga IKBB Pekanbaru tertuju ke Tepian Lubuk Sobae.

13–16 Agustus 2026, Baserah kembali menjadi panggung budaya. Dan warga perantauan pun bersiap pulang kampung untuk ikut meramaikannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *