Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKomunitasOrganisasiProvinsi Riau

Di Balik Deru Mesin — IMI Kuansing Berbagi: Janda Dhuafa Dapat Santunan Sembako

×

Di Balik Deru Mesin — IMI Kuansing Berbagi: Janda Dhuafa Dapat Santunan Sembako

Sebarkan artikel ini
Di Balik Deru Mesin — IMI Kuansing Berbagi: Janda Dhuafa Dapat Santunan Sembako

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Deru mesin dan aktivitas otomotif bukan satu-satunya wajah Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Di balik aktivitas organisasi yang identik dengan dunia otomotif, IMI Kuansing menunjukkan kepedulian sosial dengan menyambangi dan memberikan bantuan sembako kepada para janda dhuafa di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Sekretariat IMI Kuansing, Naka Coffee and Space, Jalan Rusdi S. Abrus, Teluk Kuantan, Jumat (25/9/2026).

Bantuan yang diberikan berupa sejumlah kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, telur dan berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Bagi sebagian orang, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi janda dhuafa yang harus memenuhi kebutuhan hidup seorang diri, terlebih masih memiliki tanggungan anak, sembako menjadi kebutuhan yang sangat berarti.

Ketua IMI Kuansing, Fedrios Gusni, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“IMI bukan hanya menjadi wadah bagi masyarakat yang bergerak di bidang otomotif. Kita juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para janda dhuafa yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Fedrios kepada DETAKKita.com, Jumat sore.

Menurutnya, kebutuhan pangan merupakan salah satu persoalan mendasar yang harus menjadi perhatian bersama, terutama bagi keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi sulit.

“Apalagi kalau mereka masih memiliki tanggungan anak. Kebutuhan sehari-hari dan asupan gizi anak tentu harus tetap terpenuhi. Karena itu, kami mencoba hadir dan berbagi sesuai dengan kemampuan yang ada,” katanya.

Bukan Sekadar Santunan, IMI Siapkan Pendataan

Kepedulian tersebut tidak berhenti pada pemberian bantuan kali ini.

Sekretaris IMI Kuansing, Hengki Gusrianto, mengatakan pihaknya berencana melakukan pendataan terhadap para janda dhuafa di sejumlah wilayah Kuansing.

Pendataan tersebut dinilai penting agar bantuan sosial yang diberikan ke depan dapat dilakukan secara lebih terarah dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Ke depan bantuan ini akan terus kita maksimalkan dengan cakupan yang lebih luas. Para janda dhuafa juga akan kita lakukan pendataan, sehingga nantinya bantuan dapat diberikan secara lebih terarah,” ujar Hengki.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya IMI Kuansing untuk menjadikan kegiatan sosial bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Bantuan Sederhana, Berarti bagi Penerima

Bagi penerima bantuan, perhatian tersebut memiliki arti tersendiri.

Repis, warga Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, salah seorang penerima bantuan, mengaku sangat terbantu dengan sembako yang diberikan IMI Kuansing.

Menurutnya, bantuan kebutuhan pokok sangat berarti, terutama ketika kondisi ekonomi sedang sulit.

“Bantuan ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Terima kasih kepada IMI Kuansing yang sudah peduli dan memberikan bantuan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yustinar, warga Desa Jalur Patah, Kecamatan Sentajo Raya.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian IMI Kuansing terhadap masyarakat, khususnya para janda dhuafa.

“Terima kasih atas kepedulian IMI Kuansing kepada kami, khususnya para janda dhuafa. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan bantuan,” ungkap Yustinar.

Kegiatan tersebut menjadi gambaran bahwa kepedulian sosial dapat hadir dari berbagai elemen masyarakat.

Bagi IMI Kuansing, dunia otomotif bukan sekadar soal kendaraan, kecepatan maupun aktivitas di lintasan.

Ada sisi lain yang ingin dibangun: ketika organisasi bergerak, masyarakat yang membutuhkan pun tidak boleh luput dari perhatian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *