BASERAH | DETAKKita.com — Persaingan menuju Festival Pacu Jalur Tradisional (FPJT) Event Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Tahun 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, dipastikan semakin sengit. Salah satu jalur unggulan asal Hulu Kuantan, Halilintar Gelombang Cahaya Putih dari Desa Sungai Kelelawar, resmi mendaftarkan diri sebagai peserta.
Kepastian tersebut disampaikan Ketua Umum Pacu Jalur Event Kebudayaan, Titus Arianto, kepada DETAKKita.com di Baserah, Sabtu (1/8/2026). Menurutnya, jalur kebanggaan masyarakat Desa Sungai Kelelawar itu telah resmi mendaftar pada Jumat (31/7/2026).
Masuknya Halilintar Gelombang Cahaya Putih menjadi sinyal kuat bahwa Event Kebudayaan Pacu Jalur 2026 benar-benar menjadi magnet bagi para jalur terbaik dari berbagai kecamatan di Kuantan Singingi. Terlebih, Kecamatan Hulu Kuantan dikenal sebagai wilayah paling hulu Sungai Kuantan yang memiliki sejarah panjang dalam tradisi Pacu Jalur.
“Halilintar Gelombang Cahaya Putih dari Desa Sungai Kelelawar, Kecamatan Hulu Kuantan, telah resmi mendaftarkan diri sebagai peserta sejak Jumat kemarin. Ini menunjukkan antusiasme peserta terus meningkat menjelang pelaksanaan event,” ujar Titus Arianto.
Ia menegaskan, tingginya minat peserta membuktikan bahwa Pacu Jalur Tradisional Event Kebudayaan telah menjadi salah satu agenda paling bergengsi di Kabupaten Kuantan Singingi pada tahun 2026.
Selain memperebutkan hadiah yang bernilai besar, event ini juga akan dibuka langsung oleh Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, serta dijadwalkan dihadiri sejumlah tokoh penting dari Provinsi Riau dan para kepala daerah dari wilayah tetangga.
“Dengan hadiah yang luar biasa serta kehadiran Plt. Bupati Kuansing dan sejumlah tokoh penting, kami optimistis Event Kebudayaan Pacu Jalur tahun ini akan berlangsung lebih meriah dan menjadi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi,” tambah Titus.
Di sisi lain, Plt. Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan. Pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir bersama Forkopimcam dan seluruh panitia bekerja maksimal agar pelaksanaan event berjalan sukses, aman, dan lancar.
“Kami bersama Forkopimcam Kuantan Hilir dan seluruh panitia terus mempercepat penyelesaian seluruh persiapan. InsyaAllah seluruh rangkaian kegiatan akan siap sesuai jadwal pelaksanaan,” kata Rahman Candra.
Dengan terus bertambahnya peserta dari berbagai penjuru Kuansing, Festival Pacu Jalur Tradisional Event Kebudayaan di Tepian Lubuok Sobae, Baserah, diprediksi akan menjadi salah satu perhelatan budaya terbesar dan paling bergengsi tahun 2026, sekaligus menjadi ajang pembuktian gengsi jalur-jalur terbaik yang siap bertarung memperebutkan gelar juara di arena pacu.







