TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) tak ingin setengah hati dalam menyambut perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-XLIV tingkat Provinsi Riau tahun 2026. Langkah konkret langsung dilakukan dengan menggandeng Ditpamobvit Polda Riau guna mematangkan kesiapan dari sisi keamanan hingga penguatan sektor pariwisata.
Koordinasi strategis tersebut digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kuansing bersama Kasubdit Wisata Ditpamobvit Polda Riau, Kompol Nofaldi, S.Sos., M.Si, Rabu (29/4/2026) di Teluk Kuantan.
Pertemuan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Plt. Kadis LHK Delis Martoni, Kadis Perhubungan Hendri Wahyudi, Plt. Kasat Pol PP PKP Riokasyterwandra, Kalaksa BPBD H. Yulizar M, serta Camat Kuantan Tengah Eka Putra.
Polda Turun Tangan, Keamanan Jadi Prioritas Utama
Dalam arahannya, Kompol Nofaldi yang juga mantan Wakapolres Kuansing menegaskan bahwa kesiapan keamanan menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan MTQ.
“Sarana dan prasarana harus disiapkan sesuai standar keamanan. Kita ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi peserta maupun pengunjung,” tegas Nofaldi.
Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi fasilitas umum, termasuk destinasi wisata, pusat kuliner, hingga cendera mata khas daerah sebagai wajah Kuansing di mata tamu luar.
“Momentum MTQ ini harus dimanfaatkan untuk menampilkan potensi lokal, baik dari sisi pariwisata, kuliner, maupun produk UMKM. Ini kesempatan emas promosi daerah,” tambahnya.
Sinergi OPD dan Masyarakat Jadi Kunci
Tak hanya soal teknis, Nofaldi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan MTQ tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi.
“Sinergi antara seluruh OPD dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif. Ini kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” tegasnya.
Ia bahkan mendorong agar pemerintah daerah menyiapkan paket wisata terintegrasi bersama agen perjalanan guna memberikan pengalaman lebih bagi para tamu.
“Siapkan paket kunjungan wisata yang terhubung dengan travel agent, sehingga peserta dan pengunjung bisa menikmati Kuansing secara menyeluruh,” sarannya.
Disbudpar: Ini Langkah Awal yang Krusial!
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing, Ir. Emmerson, menyebut koordinasi ini sebagai langkah awal yang sangat penting dalam memastikan kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Ini menjadi langkah awal yang krusial untuk memastikan seluruh aspek, mulai dari keamanan hingga pariwisata, benar-benar siap,” ujar Emmerson.
Ia optimistis, dengan persiapan yang matang, MTQ 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga berdampak luas bagi daerah.
“Kami berharap MTQ ini memberikan dampak positif, khususnya dalam promosi pariwisata dan peningkatan ekonomi masyarakat Kuansing,” tutupnya.
MTQ Bukan Sekadar Lomba, Tapi Event Strategis Daerah
Sebagai informasi, MTQ tingkat provinsi merupakan agenda besar yang melibatkan ribuan peserta, official, dan pengunjung dari seluruh kabupaten/kota. Karena itu, persiapan harus dilakukan secara menyeluruh.
Beberapa aspek penting dalam penyelenggaraan MTQ meliputi:
- Keamanan dan ketertiban (melibatkan aparat kepolisian dan Satpol PP)
- Kesiapan infrastruktur dan venue kegiatan
- Transportasi dan rekayasa lalu lintas
- Kebersihan dan penanganan lingkungan
- Kesiapsiagaan bencana (BPBD)
- Pelayanan kesehatan
- Penguatan sektor UMKM, kuliner, dan pariwisata
Dari sisi ekonomi, event seperti MTQ terbukti mampu:
- Meningkatkan okupansi hotel dan penginapan
- Mendorong pertumbuhan UMKM lokal
- Memperluas promosi destinasi wisata daerah
- Menggerakkan sektor transportasi dan jasa
Kuansing Bidik Sukses Ganda: Prestasi dan Dampak Ekonomi
Dengan keterlibatan Ditpamobvit Polda Riau serta sinergi lintas OPD, Kuansing kini mengunci target besar: sukses sebagai tuan rumah sekaligus memanfaatkan MTQ sebagai momentum kebangkitan ekonomi dan pariwisata daerah.
Jika semua berjalan sesuai rencana, MTQ XLIV 2026 bukan hanya akan dikenang sebagai ajang religi, tetapi juga sebagai titik lonjakan baru bagi citra Kuansing di tingkat Provinsi Riau—bahkan nasional.






