BASERAH | DETAKKita.com — Dukungan terhadap pelestarian budaya Pacu Jalur terus mengalir dari berbagai kalangan. Kali ini, kepedulian datang dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Owner Es Teh Solo Nawa, Rengky Prasetio Permana, S.Ak., M.M, yang memberikan bantuan 25 helai baju seragam panitia untuk mendukung suksesnya Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir Tahun 2026.
Bantuan tersebut diterima dengan penuh rasa syukur oleh panitia dan akan digunakan selama pelaksanaan event yang berlangsung pada 13–16 Agustus 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah. Kehadiran seragam ini dinilai mampu meningkatkan kekompakan, profesionalisme, sekaligus menjadi penyemangat bagi seluruh panitia dalam menjalankan tugas melayani masyarakat dan tamu yang hadir.
Ketua Umum (Ketum) Panitia, Titus Arianto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian yang ditunjukkan Owner Es Teh Solo Nawa terhadap pelestarian budaya kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Rengky Prasetio Permana, S.Ak., M.M, Owner Es Teh Solo Nawa, atas bantuan 25 helai baju seragam panitia. Bantuan ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi seluruh panitia dalam menyukseskan Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir Tahun 2026. Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah, membawa keberkahan, serta usaha Es Teh Solo Nawa semakin maju dan sukses,” ungkap Titus Arianto kepada DETAKKita.com di Baserah, Sabtu (1/8/2026).
Menurut Titus, kontribusi tersebut membuktikan bahwa pelaku UMKM juga memiliki peran besar dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah. Kepedulian seperti ini menjadi contoh nyata bahwa keberhasilan sebuah event budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau panitia semata, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha.
Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan perahu tradisional, tetapi merupakan identitas budaya masyarakat Kuantan Singingi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, setiap bentuk dukungan, sekecil apa pun, memiliki arti besar bagi keberlangsungan tradisi yang menjadi kebanggaan masyarakat Riau tersebut.
Ketua Umum Panitia berharap langkah mulia yang dilakukan Owner Es Teh Solo Nawa dapat menjadi inspirasi sekaligus mengetuk hati nurani para pengusaha, perusahaan, dan pelaku usaha lainnya agar turut mengambil bagian dalam mendukung pelestarian budaya daerah melalui aksi nyata.
“Semoga semakin banyak pengusaha yang tergerak untuk bersama-sama berkontribusi. Ketika dunia usaha peduli terhadap budaya, maka kita tidak hanya membantu menyukseskan sebuah event, tetapi juga ikut menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang,” harap Titus.
Di akhir penyampaiannya, panitia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi dan para perantau untuk hadir serta memeriahkan Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir Tahun 2026 yang akan digelar pada 13–16 Agustus 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah, sebagai bentuk kecintaan bersama terhadap budaya yang telah menjadi kebanggaan daerah.







