BATU BARA | DETAKKita.com — Lapangan Sepak Bola Dolok Pop, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Senin (10/8/2026) kemarin, mendadak menjadi pusat perhatian. Bukan sekadar karena hadirnya kompetisi sepak bola, tetapi karena pesan keras Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., kepada generasi muda: jauhi narkoba dan lawan penyalahgunaannya dari lingkungan terdekat.
Pesan tersebut disampaikan Baharuddin saat membuka secara langsung Turnamen Mini Soccer Bahagia Cup II yang memperebutkan Piala Bupati Batu Bara Tahun 2026.
Turnamen yang digelar Batu Bara Journalist Football Club (BJFC) itu diikuti lintas organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, organisasi, hingga perusahaan se-Kabupaten Batu Bara. Ajang tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut dan memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak sekitar 23 tim ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Laga pembuka mempertemukan Satpol PP FC kontra Konsumen FC, menandai dimulainya perebutan Piala Bupati Batu Bara 2026.
Ketua Panitia, Soleh Pelka, mengatakan turnamen tersebut dirancang bukan hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai ruang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana persaudaraan dan kebersamaan.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Kepala Desa setempat, Kapolres Batu Bara yang diwakili Kapolsek Lima Puluh, Manager PT Lonsum Dolok Estate Indra Matondang, Ketua KNPI Kabupaten Batu Bara, Ketua KONI Kabupaten Batu Bara, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Bupati Baharuddin hadir didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata, serta Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Batu Bara.
Bukan Sekadar Mengejar Piala
Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Baharuddin menegaskan bahwa olahraga tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang untuk mengejar kemenangan.
Menurutnya, kompetisi olahraga seperti Bahagia Cup II memiliki nilai yang jauh lebih besar karena mampu mempertemukan berbagai unsur masyarakat, membangun komunikasi, sekaligus memperkuat sinergitas dalam pembangunan daerah.
“Kegiatan ini merupakan upaya merajut tali silaturahmi dan membangun sinergitas sehingga cita-cita dan harapan kita untuk membangun Kabupaten Batu Bara dapat diwujudkan dengan baik dan benar,” ujar Bupati Baharuddin.
Pesan tersebut menjadi semakin penting ketika dikaitkan dengan peran generasi muda. Bupati menilai lingkungan olahraga dapat menjadi salah satu ruang positif untuk membentuk karakter, menjaga kesehatan, mengembangkan prestasi, sekaligus menjauhkan anak-anak muda dari lingkungan pergaulan yang berpotensi merusak masa depan.
Generasi Muda Diminta Jadi Garda Depan
Tak ingin berhenti pada pesan seremonial, Baharuddin secara khusus mengajak generasi muda yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mengambil peran nyata dalam memerangi penyalahgunaan narkoba.
Ia meminta para pemuda tidak hanya menjadi penonton ketika persoalan narkoba muncul di lingkungan sekitar, tetapi ikut menjadi bagian dari upaya pencegahan.
“Saya berharap anak-anak muda yang ada di sini jadilah agen antinarkoba di lingkungannya dan di keluarganya,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam pembukaan Bahagia Cup II. Sebab, menurutnya, membangun daerah tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik dan pemerintahan yang kuat, tetapi juga membutuhkan generasi muda yang sehat, produktif, berprestasi, dan memiliki masa depan yang jelas.
Olahraga, Persaudaraan dan Masa Depan Batu Bara
Baharuddin berharap Bahagia Cup II mampu memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat Batu Bara. Kompetisi diharapkan tidak berhenti ketika pertandingan selesai, tetapi meninggalkan semangat persaudaraan dan kebersamaan antarpeserta.
Ia juga mengingatkan seluruh tim agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
“Jadikan olahraga sebagai wadah mempererat persaudaraan, membangun kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, serta menciptakan generasi muda Batu Bara yang sehat, berprestasi, dan bebas narkoba,” pungkasnya.
Dengan melibatkan OPD, kecamatan, organisasi, dan perusahaan, Bahagia Cup II sekaligus menjadi ruang bertemunya berbagai elemen Kabupaten Batu Bara dalam satu lapangan.
Di balik perebutan Piala Bupati, terselip pesan yang jauh lebih besar: membangun generasi muda Batu Bara yang kuat, sehat, berprestasi, bersatu, dan berani mengatakan tidak pada narkoba.






