BATU BARA | DETAKKita.com — Pengelolaan keuangan daerah kembali menjadi sorotan pemeriksaan. Pemerintah Kabupaten Batu Bara menegaskan komitmennya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dengan mengikuti entry meeting pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI secara terbuka dan kooperatif.
Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., mengikuti entry meeting secara daring melalui Zoom Meeting bersama pimpinan BPK RI, Paula Henry Simatupang. Pada saat yang sama, Bupati juga mengikuti pertemuan tatap muka bersama tim perwakilan BPK yang hadir langsung di Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rumah Dinas Bupati Batu Bara, Kecamatan Sei Suka, Senin kemarin (21/9/2026).
Entry meeting menjadi bagian awal penting dalam rangkaian pemeriksaan BPK untuk melihat sejauh mana pengelolaan keuangan daerah serta pelaksanaan program pemerintahan telah berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Bagi Pemkab Batu Bara, pemeriksaan tersebut tidak hanya dipandang sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai momentum untuk melakukan pembenahan terhadap tata kelola pemerintahan dan pengelolaan anggaran daerah.
Bupati Baharuddin menyampaikan bahwa Pemkab Batu Bara menyambut baik pelaksanaan pemeriksaan BPK. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara seluruh jajaran pemerintah daerah dengan tim pemeriksa.
Menurutnya, setiap perangkat daerah harus memberikan dukungan penuh selama proses pemeriksaan berlangsung, termasuk menyiapkan dokumen yang dibutuhkan dan memberikan informasi secara transparan.
“Tugas kita adalah bersinergi dengan BPK. Diskusikan jika ada hal-hal yang perlu dibenarkan,” ujar Bupati Baharuddin.
Jajaran Diminta Kooperatif
Pesan tersebut menjadi penegasan kepada seluruh perangkat daerah agar tidak menghambat proses pemeriksaan.
Seluruh jajaran Pemkab Batu Bara diminta bersikap kooperatif, menyiapkan dokumen secara lengkap, serta memberikan keterangan yang diperlukan oleh tim pemeriksa.
Langkah tersebut diharapkan dapat membuat proses pemeriksaan berjalan efektif sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi pemerintah daerah untuk mengetahui bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki.
Komitmen tersebut diarahkan pada pengelolaan keuangan daerah yang tertib, efektif, efisien, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan demikian, pemeriksaan BPK diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Batu Bara.
Tim BPK Turun Langsung
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, S.E., M.AP.; Pj. Sekretaris Daerah; Asisten I dan Asisten III; Plt. Sekretaris DPRD; Inspektur; Kepala BKAD; Plt. Kepala Bapenda; Plt. Kepala Bappelitbangda; Kepala Dinas PUTR; Plt. Kepala Dinas Pendidikan; Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana; Plt. Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup; serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan.
Sementara itu, tim BPK yang hadir langsung di Kabupaten Batu Bara terdiri dari Edwin Mangasi Sianipar selaku Pengendali Teknis, Sahat Pardomuan Simbolon selaku Ketua Tim, serta Rumitay Manurung, Arina Ayu Pramudita, dan Rezky Sukma Jaya sebagai anggota.
Entry meeting tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pemeriksaan sekaligus mempertegas posisi Pemkab Batu Bara untuk membuka ruang sinergi dengan BPK dalam memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.






