Scroll untuk baca artikel
Ekonomi / BisnisKabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

“Polisi dan Perusahaan Turun ke Kebun!” PT AA Gandeng Polsek Singingi Hilir Buka Lahan 5 Hektare Demi Ketahanan Pangan Nasional

×

“Polisi dan Perusahaan Turun ke Kebun!” PT AA Gandeng Polsek Singingi Hilir Buka Lahan 5 Hektare Demi Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
“Polisi dan Perusahaan Turun ke Kebun!” PT AA Gandeng Polsek Singingi Hilir Buka Lahan 5 Hektare Demi Ketahanan Pangan Nasional

SINGINGI HILIR | DETAKKita.com — Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus digencarkan di Kabupaten Kuantan Singingi. Kali ini, kolaborasi nyata ditunjukkan antara Polsek Singingi Hilir bersama PT Adimulia Agrolestari melalui penggemburan lahan tumpang sari untuk penanaman jagung pipil di Desa Sukamaju, Kecamatan Singingi Hilir.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (05/05/2026) lalu itu menjadi bukti nyata sinergi aparat kepolisian, perusahaan, dan kelompok tani dalam memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung program strategis pemerintah pusat.

Penggemburan lahan dilakukan menggunakan traktor bajak agar tanah siap ditanami jagung pipil. Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Singingi Hilir turun langsung bersama Kelompok Tani Rukun Sentosa mengolah lahan yang telah disediakan oleh perusahaan.

Program tahap awal ini difokuskan pada lahan seluas 5 hektare dan direncanakan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan sesuai kesiapan lahan tumpang sari yang tersedia.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Singingi Hilir Iptu Alferdo Krisnata Kaban, SH bersama anggota, Koordinator KTU PT Adimulia Agrolestari Suwadi, Astu PT AA Zainal Abidin, serta Ketua Kelompok Tani Zainal Arifin.

Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing), Hidayat Perdana melalui Kapolsek Singingi Hilir, Alferdo Krisnata Kaban, menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan. Kegiatan ini adalah bentuk kolaborasi nyata bersama perusahaan dan kelompok tani agar lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Iptu Alferdo Krisnata Kaban.

Ia menambahkan, program penanaman jagung pipil melalui sistem tumpang sari dinilai memiliki potensi besar meningkatkan produktivitas lahan sekaligus membantu perekonomian masyarakat sekitar.

 

PT AA Tegaskan Dukungan Penuh untuk Program Pemerintah

Sementara itu, Astu PT AA, Zainal Abidin, didampingi Koordinator KTU PT AA, Suwadi, menyatakan bahwa pihak perusahaan sangat mendukung seluruh program pemerintah, baik pusat maupun daerah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

“PT Adimulia Agrolestari pada prinsipnya siap mendukung program pemerintah. Ketahanan pangan ini penting bukan hanya untuk daerah, tetapi juga untuk negara. Karena itu kami menyediakan lahan tumpang sari agar bisa dimanfaatkan bersama kelompok tani dan masyarakat,” tegas Zainal Abidin.

Menurutnya, kerja sama lintas sektor seperti ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar perusahaan.

 

Ketahanan Pangan Jadi Program Strategis Nasional

Program ketahanan pangan sendiri saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat di tengah tantangan global, perubahan iklim, hingga ancaman krisis pangan dunia.

Pemerintah terus mendorong optimalisasi lahan produktif, termasuk melalui pola tanam tumpang sari yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan pertanian dan perkebunan.

Selain itu, keterlibatan unsur TNI-Polri dalam mendukung program pangan juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian.

Secara regulasi, upaya penguatan ketahanan pangan memiliki dasar hukum dalam:

  • Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
  • Peraturan Presiden tentang Strategi Nasional Ketahanan Pangan.
  • Program prioritas pemerintah terkait swasembada dan penguatan sektor pertanian nasional.

Dalam UU Pangan ditegaskan bahwa negara berkewajiban menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi, dan terjangkau bagi masyarakat.

 

Lahan Tumpang Sari Dinilai Efektif Tingkatkan Produktivitas

Sistem tumpang sari yang diterapkan pada program ini merupakan metode pemanfaatan lahan dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman dalam satu area tertentu secara terencana.

Pola ini dinilai efektif meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Jagung pipil sendiri menjadi salah satu komoditas strategis nasional karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan kebutuhan pasar yang terus meningkat, baik untuk konsumsi maupun pakan ternak.

Dengan dimulainya pengolahan lahan tahap awal seluas 5 hektare tersebut, diharapkan program kolaborasi antara Polsek Singingi Hilir, PT Adimulia Agrolestari, dan kelompok tani dapat menjadi contoh sinergi positif dalam memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kuantan Singingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *