TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, mengajak seluruh masyarakat Kuansing, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, serta seluruh Pejabat dan ASN Kuantan Singingi, untuk bersatu memberikan dukungan dan doa kepada putri terbaik daerah, Intan Ladiva Marsya atau yang kini dikenal sebagai Diva DA8, yang akan tampil pada babak Top 42 Dangdut Academy 8 (DA8) di Indosiar, Senin (13/7/2026) pukul 19.00 WIB.
Menurut Muklisin, perjuangan Diva DA8 bukan hanya membawa mimpi pribadi, tetapi juga membawa nama besar Kabupaten Kuantan Singingi di panggung nasional. Karena itu, dukungan masyarakat dinilai sangat penting agar langkah Diva terus berlanjut hingga babak-babak berikutnya.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Kuantan Singingi, baik yang berada di daerah maupun di perantauan, mari kita bersama-sama memberikan doa dan dukungan kepada Diva DA8. Ini bukan hanya perjuangan seorang anak muda berbakat, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Kuantan Singingi di tingkat nasional,” ujar H. Muklisin saat ditemui DETAKKita.com di Teluk Kuantan, Senin (13/7/2026).
Muklisin menegaskan, prestasi di bidang seni harus mendapat perhatian yang sama besarnya dengan keberhasilan daerah di sektor lain. Menurutnya, Kuansing yang selama ini dikenal luas melalui budaya Pacu Jalur yang telah mendunia, juga harus mampu melahirkan generasi berprestasi di dunia tarik suara.
“Kuansing sudah dikenal dunia lewat Pacu Jalur. Kini saatnya kita juga menunjukkan bahwa daerah ini memiliki talenta luar biasa di bidang seni. Mari kita doakan agar Diva mampu memberikan penampilan terbaik dan terus melangkah hingga menjadi kebanggaan Riau bahkan Indonesia,” tambahnya.
Diva DA8 memiliki nama lengkap Intan Ladiva Marsya, putri pasangan Topa dan Eva, warga Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Bakat menyanyi yang dimiliki Diva diyakini mengalir dari kedua orang tuanya. Berdasarkan informasi yang dihimpun DETAKKita.com, sang ayah, Topa, dikenal sebagai seorang keyboardis organ tunggal, sementara ibunya, Eva, merupakan penyanyi organ tunggal yang cukup dikenal di lingkungan setempat.
Latar belakang keluarga yang lekat dengan dunia musik diduga menjadi fondasi kuat yang mengasah kemampuan vokal Diva sejak usia dini hingga akhirnya berhasil menembus panggung bergengsi Dangdut Academy 8.
Kini, harapan masyarakat Kuantan Singingi tertuju kepada Diva DA8. Dukungan melalui doa dan voting diharapkan menjadi kekuatan tambahan agar putri daerah tersebut mampu terus melaju, mengharumkan nama Kuansing, serta membuktikan bahwa daerah yang terkenal dengan budaya Pacu Jalur juga mampu melahirkan bintang di panggung musik nasional.






