Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKebudayaan dan AdatPariwisataPemerintahanProvinsi Riau

Heboh! Sponsor Jalur Segera Kembali — Muklisin: Perbup Akan Kita Revisi!

×

Heboh! Sponsor Jalur Segera Kembali — Muklisin: Perbup Akan Kita Revisi!

Sebarkan artikel ini
Heboh! Sponsor Jalur Segera Kembali — Muklisin: Perbup Akan Kita Revisi!

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Kabar menggembirakan datang bagi desa-desa pemilik jalur di Kabupaten Kuantan Singingi. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin memastikan Pemerintah Kabupaten Kuansing membuka kembali peluang diaktifkannya sponsor jalur pada Festival Pacu Jalur (FPJ) 2026.

Langkah tersebut menjadi angin segar bagi para pemilik jalur yang selama ini harus berjibaku mencari biaya besar untuk membangun, merawat, hingga mengikuti perlombaan budaya terbesar di Negeri Jalur.

Komitmen itu disampaikan Muklisin saat memimpin Rapat Umum Festival Pacu Jalur 2026 di Ruang Rapat Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Senin (13/7/2026) petang.

Menurut Muklisin, regulasi yang selama ini melarang penyebutan sponsor jalur akan segera dievaluasi bahkan direvisi setelah pemerintah menerima banyak aspirasi dari masyarakat.

“Kalau memang sudah ada Peraturan Bupati yang mengatur hal itu, maka akan kita revisi agar budaya Pacu Jalur tetap dapat berkembang sekaligus mengurangi beban finansial yang selama ini dikeluhkan oleh desa-desa pemilik jalur,” tegas Muklisin.

Ia mengungkapkan, keberadaan sponsor selama ini terbukti membantu masyarakat dalam menanggung biaya operasional jalur yang nilainya tidak sedikit. Karena itu, pemerintah tidak ingin aturan justru menjadi penghambat pelestarian budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

“Memang sebelumnya telah diterbitkan Peraturan Bupati yang mengatur agar sponsor jalur tidak lagi disebutkan saat Festival Pacu Jalur. Namun, besok akan kita revisi. Banyak masyarakat yang menyampaikan kepada saya bahwa keberadaan sponsor sangat membantu pembiayaan operasional jalur di desa mereka. Aspirasi itu tentu menjadi perhatian pemerintah,” ujar Muklisin.

Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui skema sponsorship bukan sekadar media promosi perusahaan, melainkan bentuk nyata partisipasi dalam menjaga kelestarian budaya Pacu Jalur yang telah menjadi identitas Kabupaten Kuantan Singingi.

Pemerintah, kata Muklisin, ingin membangun kolaborasi yang sehat antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha sehingga penyelenggaraan Festival Pacu Jalur semakin berkualitas tanpa menghilangkan nilai adat, tradisi, dan filosofi budaya yang melekat pada setiap jalur.

Rapat tersebut turut dihadiri Plt Ketua TP PKK Kuansing Hj. Nurhidayah Muniroh, Plh Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, M.Si., Asisten II Setda Kuansing Drs. Napisman, Asisten III Azhar, MM, perwakilan Kejaksaan Negeri Kuansing melalui Kasi Intel Sunardi Ependi, S.H., unsur Kodim, Forkopimda, seluruh kepala OPD, jajaran terkait, serta panitia Festival Pacu Jalur 2026.

Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, M.Si. mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bekerja maksimal sesuai tugas masing-masing demi menyukseskan Festival Pacu Jalur 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 hingga 23 Agustus 2026.

“Festival Pacu Jalur merupakan agenda budaya sekaligus pariwisata unggulan Kabupaten Kuantan Singingi. Karena itu, seluruh pihak harus bersinergi agar pelaksanaannya sukses dan mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Kuansing,” pungkas Muradi.

Dengan dibukanya peluang menghidupkan kembali sponsor jalur, harapan baru pun muncul bagi ratusan desa pemilik jalur. Kebijakan ini dinilai dapat memperkuat pembiayaan, menjaga semangat gotong royong, sekaligus memastikan Festival Pacu Jalur 2026 berlangsung lebih semarak, profesional, dan tetap berakar pada nilai-nilai budaya Melayu Kuantan Singingi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *