BASERAH | DETAKKita.com — Persaingan sengit Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 di Tepian Lubuok Sobae Baserah semakin mengerucut. Sebanyak 27 jalur dipastikan berhasil lolos ke babak hari ketiga setelah menuntaskan laga hari kedua, Jumat (14/8/2026).
Dari 27 jalur tersebut, Pangean menjadi wilayah dengan wakil terbanyak, yakni enam jalur, disusul Benai, Kuantan Hilir Seberang dan Indragiri Hulu (INHU) yang masing-masing mengirim empat jalur.
Ketua Umum (Ketum) Panitia Pelaksana Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026, Titus Arianto, menyampaikan daftar 27 jalur tersebut kepada DETAKKita.com di Baserah, Sabtu (15/8/2026) pagi.
“Sebanyak 27 jalur berhasil lolos ke hari ketiga setelah menyelesaikan pertandingan pada hari kedua. Selanjutnya jalur-jalur ini akan kembali berpacu untuk memperebutkan tiket menuju babak berikutnya,” ujar Titus.
27 Jalur Siap Kembali Beradu di Tepian Lubuok Sobae
Berdasarkan daftar resmi yang ditampilkan panitia, 27 jalur yang lolos terdiri dari:
1. Sangkiang Indah — Inuman (INM)
2. Todouong Itom Dubalang Sati — Kuantan Hilir Seberang (KHS)
3. Bujang Gagah Cahayo Nagoghi — Cerenti (CRT)
4. Tuah Carano Mandulang Ome — Cerenti (CRT)
5. Panglimo Hitam Bintang Nagoghi — Inuman (INM)
6. Linggar Jati — Pangean (PGN)
7. Pematang Putui Rajo Bukik Bunian — Kuantan Mudik (KM)
8. Pendekar Kayangan Tuah Nagori — Pangean (PGN)
9. Panah Samudra Selayang Angin — Pangean (PGN)
10. Sultan Muda — Indragiri Hulu (INHU)
11. Rajo Mudo — Pangean (PGN)
12. Kahulu Jantan Danau Kompe — Benai (BNI)
13. Agung Kuantan — Benai (BNI)
14. Alam Cahayo Tuah Nagoghi — Cerenti (CRT)
15. Sembaran Olang Pulai — Pangean (PGN)
16. Kudo Putie Ghajo Kukok — Kuantan Hilir Seberang (KHS)
17. Singa Ngarai — Benai (BNI)
18. Batu Hijau Tuah Negeri — Indragiri Hulu (INHU)
19. Cahayo Koghi Tuah Nagori — Kuantan Hilir Seberang (KHS)
20. Rimbo Sakti Saiyo Batuah — Logas Tanah Darat (LTD)
21. Siganteng Ibu Kota — Kuantan Tengah (KT)
22. Delima Indah Permata Kuantan — Kuantan Mudik (KM)
23. Sari Jadi Gementar Alam — Kuantan Hilir Seberang (KHS)
24. Untung Bertuah — Indragiri Hulu (INHU)
25. Bomber — Benai (BNI)
26. Tuah Keramat Bukit Embun — Indragiri Hulu (INHU)
27. Tuah Rimbo Dubalang Sati — Pangean (PGN).
Pangean Mendominasi, INHU Tunjukkan Kekuatan
Jika dilihat berdasarkan wilayah asal, Pangean tampil paling dominan dengan enam jalur yang berhasil melaju ke hari ketiga.
Komposisi lengkapnya adalah:
– Pangean: 6 jalur
– Benai: 4 jalur
– Kuantan Hilir Seberang: 4 jalur
– Indragiri Hulu: 4 jalur
– Cerenti: 3 jalur
– Kuantan Mudik: 2 jalur
– Inuman: 2 jalur
– Kuantan Tengah: 1 jalur
– Logas Tanah Darat: 1 jalur
Total: 27 jalur.
Peta kekuatan tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan antarkawasan. Tidak hanya jalur-jalur dari wilayah Kuantan Singingi yang bertahan, tetapi sejumlah jalur asal Indragiri Hulu juga mampu menembus persaingan hingga hari ketiga.
Rahman Candra Ingatkan Sportivitas dan Filosofi Pacu Jalur
Sementara itu, Plt. Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, mengingatkan seluruh peserta, anak pacu, pendukung dan masyarakat yang hadir agar tetap menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan untuk mencari siapa yang tercepat mencapai garis finis. Di balik hentakan dayung dan teriakan sorak-sorai masyarakat, terdapat nilai kebersamaan dan budaya yang harus tetap dijaga.
“Peserta dan pendukung masing-masing jalur agar tetap menjaga sportifitas dalam kebudayaan, karena Pacu Jalur memiliki filosofi gotong royong,” ujar Rahman Candra.
Pesan tersebut menjadi penting karena semakin sedikit jalur yang bertahan, tensi persaingan otomatis semakin tinggi. Setiap kemenangan menjadi kebanggaan bagi kampung dan daerah asal masing-masing jalur.
Namun, semangat kompetisi tetap harus berjalan beriringan dengan nilai budaya yang menjadi roh utama Pacu Jalur.
Bukan Sekadar Balapan, Ini Pertarungan Tradisi dan Gengsi
Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 yang digelar di Tepian Lubuok Sobae Baserah bukan hanya menghadirkan pertarungan kecepatan di atas Sungai Batang Kuantan.
Di setiap jalur terdapat nama kampung, sejarah, kehormatan, dukungan masyarakat hingga semangat gotong royong yang dipertaruhkan.
Slogan yang ditampilkan dalam publikasi panitia pun menggambarkan semangat tersebut: “Satu Tradisi… Sejuta Emosi…! Salam Kayuuuuaaah…!”
Dengan tinggal 27 jalur, persaingan memasuki fase yang semakin menentukan. Jalur yang mampu menjaga kekompakan anak pacu, ketepatan irama dayung dan strategi di lintasan akan memiliki peluang lebih besar untuk terus melaju.
Pertanyaannya kini: siapa yang akan bertahan dan siapa yang harus mengubur mimpi di hari ketiga?
Tepian Lubuok Sobae Baserah kembali menjadi saksi. 27 jalur, satu lintasan, satu ambisi: menjadi yang tercepat dan mengukir nama dalam Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026.






