BASERAH | DETAKKita.com — Pemerintah Desa (Pemdes) Pulau Kijang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program percepatan penurunan stunting dengan menyerahkan bantuan susu dan telur kepada enam anak stunting di Desa Pulau Kijang, Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dilakukan langsung melalui kader KPM Desa Pulau Kijang, Siska, kepada anak-anak usia 1 hingga 5 tahun yang masuk kategori stunting dan membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan gizi harian.
Salah satu penerima bantuan tersebut yakni Gibran, anak dari Hesti, warga Desa Pulau Kijang. Bantuan berupa susu dan telur itu diberikan sebagai bentuk dukungan pemenuhan nutrisi untuk membantu tumbuh kembang anak agar lebih optimal.
Kepala Desa (Kades) Pulau Kijang, Nopriadi yang akrab disapa Permai, Senin (18/5/2026), menegaskan bahwa penanganan stunting menjadi perhatian serius pemerintah desa karena menyangkut masa depan generasi bangsa.
“Stunting bukan persoalan biasa. Ini menyangkut tumbuh kembang anak dan masa depan generasi kita. Karena itu Pemdes Pulau Kijang terus berupaya mendukung program pemerintah dalam penanganan dan pencegahan stunting melalui pemberian makanan bergizi seperti susu dan telur,” tegas Permai.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan protein dan nutrisi anak-anak sehingga pertumbuhan mereka dapat lebih baik dan sehat.
“Kami ingin anak-anak di Desa Pulau Kijang tumbuh sehat, cerdas dan terbebas dari stunting. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan dan orang tua,” tambahnya.
Plt. Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, turut mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Pemdes Pulau Kijang dalam membantu anak-anak stunting di wilayahnya. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan instruksi dan perhatian serius Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby, terhadap penanganan stunting di daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pemdes Pulau Kijang yang aktif bergerak membantu anak-anak stunting. Ini sejalan dengan instruksi pak Bupati Kuantan Singingi, H. Suhardiman Amby, agar seluruh desa serius memperhatikan kesehatan dan pemenuhan gizi anak demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Rahman Candra.
Ia menegaskan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu hingga masyarakat.
“Kalau semua bergerak bersama, insya Allah angka stunting bisa ditekan. Pemerintah kecamatan tentu mendukung penuh program-program positif seperti ini,” tambahnya.
Sementara itu, Hesti, orang tua dari Gibran, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemdes Pulau Kijang kepada anaknya.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan adanya bantuan susu dan telur ini. Semoga anak kami bisa tumbuh sehat dan berat badannya terus meningkat,” ujar Hesti.
Program pemberian bantuan gizi tersebut merupakan bagian dari langkah nyata Pemdes Pulau Kijang dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting yang saat ini terus digencarkan pemerintah pusat hingga daerah.
Pemerintah sendiri menjadikan penanganan stunting sebagai program prioritas nasional karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Stunting diketahui merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis dalam waktu lama, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.
Berbagai program terus digalakkan pemerintah, mulai dari pemberian makanan tambahan, peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak, edukasi pola asuh, perbaikan sanitasi, hingga penguatan ketahanan pangan keluarga.
Di tingkat daerah, pemerintah desa juga didorong aktif mengalokasikan anggaran melalui Dana Desa guna mendukung program kesehatan masyarakat, termasuk penanganan stunting, sebagaimana diatur dalam prioritas penggunaan Dana Desa Tahun 2026.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan masyarakat, diharapkan angka stunting khususnya di Desa Pulau Kijang dapat terus ditekan sehingga lahir generasi yang sehat, kuat dan berkualitas.






