Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPemerintahanPendidikanProvinsi Riau

Muklisin Jemput Bola ke Jakarta — Kejar Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Anak Kuansing

×

Muklisin Jemput Bola ke Jakarta — Kejar Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Anak Kuansing

Sebarkan artikel ini
Muklisin Jemput Bola ke Jakarta — Kejar Sekolah Nasional Terintegrasi untuk Anak Kuansing

JAKARTA | DETAKKita.com Tak ingin rencana peningkatan kualitas pendidikan Kuantan Singingi berhenti di meja birokrasi, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin memilih datang langsung ke Jakarta.

Jumat (11/9/2026), Muklisin menemui jajaran Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal (Ditjen PAUD Dikdas dan PNFI) untuk memperjuangkan usulan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kabupaten Kuantan Singingi.

Langkah tersebut menjadi sinyal bahwa Pemkab Kuansing ingin mendorong program pendidikan tidak sebatas pembangunan gedung dan fasilitas, tetapi diarahkan menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi daerah yang memiliki akses pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Plt Bupati H. Muklisin bertemu Plt Direktur Sekolah Terintegrasi, Nandana Aditya Bhaswara, S.S.T., M.M., serta Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal dan Informal, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D.

Di hadapan jajaran pemerintah pusat, Muklisin menegaskan bahwa Pemkab Kuansing tidak ingin hanya mengusulkan program dari daerah, tetapi siap mengawal proses dan memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan.

“Kami datang langsung ke Jakarta karena pendidikan adalah investasi masa depan Kuantan Singingi. Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi ini kami dorong agar anak-anak Kuansing mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas, terintegrasi dan memiliki peluang yang sama untuk berkembang,” ujar H. Muklisin.

Menurut Muklisin, keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kuansing diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses pendidikan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di daerah.

Karena itu, Pemkab Kuansing menyatakan siap menindaklanjuti tahapan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah.

“Kami berharap usulan ini mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat. Pemerintah daerah tentu siap bersinergi, menyiapkan apa yang menjadi kewenangan daerah, sehingga cita-cita menghadirkan pendidikan berkualitas di Kuansing dapat diwujudkan,” tegasnya.

Pusat Buka Pintu, Tapi Kesiapan Daerah Jadi Kunci

Sementara itu, Dirjen PAUD Dikdas dan PNFI Gogot Suharwoto menyambut baik komunikasi langsung yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Namun, ia menegaskan bahwa setiap usulan program tetap harus melewati proses penilaian sesuai kebutuhan, kesiapan daerah, serta ketentuan dan mekanisme yang berlaku.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang secara langsung menyampaikan usulan ini. Setiap usulan tentu akan kami lihat berdasarkan kesiapan, kebutuhan, serta ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Gogot.

Menurutnya, pembangunan sektor pendidikan tidak dapat hanya mengandalkan satu pihak. Sinergi pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Prinsipnya, kami terbuka untuk berkoordinasi dan melihat potensi pengembangan pendidikan di daerah. Yang paling penting adalah kesiapan daerah dan bagaimana program tersebut nantinya memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” lanjutnya.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi Pemkab Kuansing untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan pendidikan di daerah.

Bagi Kuansing, perjuangan menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi bukan semata mengejar pembangunan fasilitas pendidikan baru. Lebih jauh, program tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari investasi sumber daya manusia yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.

Kini, bola berada pada kesiapan daerah dan proses evaluasi pemerintah pusat. Usulan sudah disampaikan langsung. Komitmen sudah ditegaskan.

Tantangannya tinggal satu: seberapa siap Kuansing memenuhi seluruh persyaratan agar Sekolah Nasional Terintegrasi benar-benar berdiri dan memberikan manfaat bagi anak-anak Kuansing.

Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati H. Muklisin didampingi Asisten III Azhar, M.M., Kadisdikpora Kuansing H. Herizon, S.Pd.SD., M.M., Kabag Umum Deswan Antoni, S.E., serta Kabag Kesra Izmayudi Hendri, S.T.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *