Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKebudayaan dan AdatPariwisataProvinsi Riau

Jelang Pacu Jalur 2026, Kapolres Kuansing Desak Penambahan Kuota BBM

×

Jelang Pacu Jalur 2026, Kapolres Kuansing Desak Penambahan Kuota BBM

Sebarkan artikel ini
Jelang Pacu Jalur 2026, Kapolres Kuansing Desak Penambahan Kuota BBM

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Gelombang kedatangan wisatawan ke Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) diprediksi semakin besar menjelang Pacu Jalur Event Nasional 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026.

Di tengah persiapan pengamanan dan pelayanan masyarakat, satu persoalan ikut menjadi perhatian serius: ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana meminta Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagrin) Kuansing segera mengusulkan penambahan kuota BBM, baik subsidi maupun nonsubsidi, kepada Pertamina Patra Niaga, Rabu (12/8/2026).

Wisatawan Membeludak, BBM Jangan Sampai Langka

Kapolres memandang peningkatan arus manusia dan kendaraan selama Pacu Jalur berpotensi mendongkrak konsumsi BBM secara signifikan.

Karena itu, ketersediaan BBM dinilai perlu diantisipasi sejak sebelum event dimulai.

“Jangan lupa agar Dinas Kopdagrin segera menyurati Pertamina Patra Niaga untuk mengusulkan penambahan kuota BBM di sejumlah SPBU yang ada,” tegas Kapolres.

Arahan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi agar lonjakan kebutuhan BBM tidak menimbulkan antrean panjang maupun gangguan terhadap mobilitas masyarakat selama berlangsungnya event budaya yang menjadi salah satu agenda besar Kuansing tersebut.

Pacu Jalur tahun ini diperkirakan kembali menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara. Kondisi itu secara otomatis akan meningkatkan pergerakan kendaraan menuju maupun di dalam wilayah Kuansing.

Pemkab: Kuansing Bakal Dipadati Wisatawan

Permintaan Kapolres mendapat dukungan dari Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar Ali.

Azhar menilai penambahan kuota BBM merupakan langkah penting mengingat besarnya potensi lonjakan kunjungan selama pelaksanaan Pacu Jalur.

“Apa yang disampaikan Pak Kapolres benar adanya. Kuansing akan ramai dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara saat event Pacu Jalur nanti,” ujar Azhar.

Menurutnya, kesiapan event tidak hanya berkaitan dengan arena perlombaan dan pengamanan, tetapi juga menyangkut kebutuhan dasar masyarakat serta wisatawan yang datang.

Ketersediaan BBM menjadi salah satu faktor penting karena menyangkut kelancaran transportasi, distribusi barang, aktivitas pelaku usaha hingga mobilitas wisatawan.

Dinas Kopdagrin Siap Surati Pertamina

Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing Drs. Masnur Judin memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Kapolres.

Dinas tersebut akan berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga untuk mengusulkan tambahan kuota BBM pada sejumlah SPBU selama pelaksanaan Pacu Jalur.

“Kita akan menyurati Pertamina Patra Niaga sesuai arahan Pak Kapolres,” kata Masnur.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi antisipasi awal terhadap kemungkinan meningkatnya konsumsi BBM selama event berlangsung.

Dengan adanya tambahan kuota, kebutuhan masyarakat dan wisatawan diharapkan dapat tetap terpenuhi tanpa mengganggu aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik.

BBM Jadi Bagian dari Kesiapan Pacu Jalur

Pacu Jalur bukan hanya perlombaan tradisional yang berlangsung di tepian Sungai Batang Kuantan.

Event tersebut telah berkembang menjadi magnet wisata yang menggerakkan berbagai sektor, mulai dari transportasi, perdagangan, kuliner, penginapan hingga usaha mikro masyarakat.

Karena itu, lonjakan kunjungan wisatawan akan berdampak langsung terhadap kebutuhan energi dan mobilitas.

Antrean panjang di SPBU maupun keterbatasan pasokan BBM berpotensi menjadi persoalan apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Permintaan Kapolres pun menjadi sinyal bahwa persiapan Pacu Jalur harus dilakukan secara menyeluruh—bukan hanya memastikan keamanan arena lomba, tetapi juga memastikan akses transportasi dan kebutuhan dasar masyarakat tetap berjalan normal.

Pengamanan Terintegrasi Disiapkan

Rakor eksternal tersebut juga membahas berbagai aspek kesiapan pengamanan Pacu Jalur 2026.

Sejumlah pejabat dan instansi terkait turut hadir, di antaranya Ketua Panitia Pacu Jalur Andi Cahyadi, Kepala Dinas Perhubungan Hendri Wahyudi, Plt Kasatpol PP Rio Kasyter Wandra, Plt Kepala Dinas Kominfo Hevi Heri Antoni, Kalaksa BPBD H. Yulizar, serta Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuansing.

Keterlibatan lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa Pacu Jalur membutuhkan kesiapan bersama, mulai dari keamanan, lalu lintas, kesehatan, kebencanaan, lingkungan, informasi publik hingga ketersediaan kebutuhan masyarakat.

Dengan jadwal pelaksanaan yang semakin dekat, koordinasi antarinstansi menjadi kunci agar lonjakan wisatawan tidak berubah menjadi persoalan baru.

Kapolres sudah mengingatkan soal BBM. Kini bola berada di tangan Pemkab Kuansing dan Pertamina Patra Niaga: memastikan kebutuhan energi selama Pacu Jalur 2026 tetap aman, cukup dan tidak mengganggu masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *