BENAI | DETAKKita.com — Tepian Pincuran Sati, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, bergemuruh. Tiga hari penuh adu cepat, adu strategi, dan adu gengsi akhirnya berakhir dengan kemenangan membanggakan bagi tuan rumah.
Jalur Kahulu Jantan Danau Kompe 2024 asal Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai, sukses keluar sebagai Sang Jawara Pacu Jalur Rayon III Tahun 2026 usai menaklukkan rival tangguh Keramat Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, pada partai final yang berlangsung sengit, Minggu (12/7/2026).
Perhelatan budaya terbesar di Rayon III yang digelar selama 10–12 Juli 2026 itu diikuti 54 jalur dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi. Ribuan masyarakat memadati Tepian Pincuran Sati untuk menyaksikan pertarungan para pendayung terbaik memperebutkan gelar juara.
Keberhasilan Kahulu Jantan Danau Kompe 2024 sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Benai karena mampu mempertahankan marwah tuan rumah di hadapan lawan-lawan terbaik dari berbagai gelanggang.
Adapun posisi juara Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai Tahun 2026 yakni:
1. Kahulu Jantan Danau Kompe 2024 – Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai.
2. Keramat Jubah Merah – Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya.
3. Sembaran Olang Pulai – Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean.
4. Singa Ngarai – Desa Pulau Kalimanting, Kecamatan Benai.
5. Siganteng Ibu Kota – Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah.
6. Batu Lompatan Harimau Kompe – Desa Kinali, Kecamatan Kuantan Mudik.
7. Panah Samudera Selayang Angin – Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean.
8. Selendang Putri Danau Seroja – Desa Tanjung Simandolak, Kecamatan Benai.
9. Limbago Sati Rantau Kuantan – Desa Kopah, Kecamatan Kuantan Tengah.
10. 9 Langkah Puteri Samudra – Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai.
Mewakili Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin, Asisten III Setda Kuansing, Azhar Ali, memberikan apresiasi kepada seluruh jalur yang berhasil masuk jajaran juara sekaligus menyemangati peserta lainnya agar terus meningkatkan kemampuan.
“Selamat kepada jalur-jalur yang telah berhasil menjadi juara mulai dari peringkat satu hingga sepuluh di Pacu Jalur Rayon III Tepian Pincuran Sati Kecamatan Benai. Bagi yang belum berhasil, teruslah berlatih. Semoga di gelanggang berikutnya mampu meraih kesempatan dan menjadi Sang Jawara,” ujar Azhar Ali saat penyerahan hadiah.
Ketua Panitia Pacu Jalur Rayon III Kecamatan Benai, Masnur Judin, mengapresiasi seluruh peserta, panitia, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga kelancaran jalannya perlombaan.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh peserta yang telah menjaga keamanan, ketertiban, serta menjunjung tinggi sportivitas dalam pelestarian budaya Pacu Jalur di Tepian Pincuran Sati. Semoga penyelenggaraan di masa mendatang semakin baik dan lebih meriah,” kata Masnur Judin.
Ucapan selamat juga disampaikan Camat Benai, Paimun Hendro. Ia mengingatkan seluruh jalur agar tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan menghadapi gelanggang-gelanggang berikutnya.
“Teruslah berlatih dan menguji kemampuan. Menang maupun kalah adalah bagian dari perjuangan. Ikhtiar harus terus dilakukan, namun pada akhirnya Tuhan Yang Maha Kuasa yang menentukan hasilnya,” ungkap Paimun Hendro.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Benai Kecil, Irpan, menyebut kemenangan Kahulu Jantan Danau Kompe 2024 bukanlah hasil yang datang secara instan, melainkan buah dari disiplin latihan dan kerja keras para anak pacuan selama ini.
“Terima kasih kepada seluruh anak pacuan yang telah berjuang dengan penuh semangat. Semoga gelar Sang Jawara ini dapat terus dipertahankan pada gelanggang-gelanggang berikutnya dan menjadi kebanggaan masyarakat Benai Kecil,” tegas Irpan.
Berakhirnya Pacu Jalur Rayon III di Tepian Pincuran Sati menjadi penutup manis bagi masyarakat Benai. Selain melahirkan para juara, ajang ini kembali membuktikan bahwa Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan mendayung, melainkan warisan budaya yang terus hidup melalui semangat sportivitas, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi.






