PANGEAN | DETAKKita.com — Setelah dilakukan pencarian intensif sejak Selasa sore, korban tenggelam di Sungai Kuantan, Desa Pulau Kumpai, Kecamatan Pangean, akhirnya berhasil ditemukan pada Rabu pagi (13/5/2026).
Korban diketahui bernama Riko Rikardo (26), ditemukan sekitar pukul 07.20 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Informasi tersebut dibenarkan oleh Sekretaris BPBD Kuantan Singingi (Kuansing), Marel Hendra, yang menyebut proses evakuasi langsung dilakukan setelah korban ditemukan oleh tim gabungan di aliran Sungai Kuantan.
“Korban tenggelam atas nama Riko Rikardo usia 26 tahun telah ditemukan pagi ini sekitar pukul 07.20 WIB,” ujar Marel Hendra.
Ia menjelaskan, pencarian dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kuansing, Basarnas Pekanbaru, Damkar Kuansing, unsur TNI, Polri serta masyarakat setempat yang berjibaku menyisir aliran sungai sejak malam hingga pagi hari.
Menurut Marel, penemuan jasad korban berada sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam.
“Lokasi penemuan mayat berada sekitar 1,5 kilometer dari TKP ke arah hilir sungai,” jelasnya didampingi Dansatgas PB BPBD Kuansing, Boy Desrizal.
Bupati Kuansing Instruksikan Penanganan Cepat dan Humanis
Marel Hendra juga menyampaikan bahwa penanganan korban dilakukan sesuai arahan langsung Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby.
BPBD Kuansing diminta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian, puskesmas serta pemerintah kecamatan agar proses penanganan korban berjalan cepat dan tidak berlarut.
“Sesuai arahan pak Bupati Kuansing, H. Suhardiman Amby Datuk Panglimo Dalam, segera koordinasikan dengan Kapolsek, Puskesmas dan Camat. Jika pihak keluarga tidak memerlukan otopsi maka jenazah segera diserahkan kepada keluarga untuk diselenggarakan fardu kifayah,” ungkap Marel.
Tak lama setelah proses identifikasi selesai dilakukan, jenazah korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Alhamdulillah, jenazah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” tambahnya.
Camat Pangean Apresiasi Tim Gabungan dan Warga
Sementara itu, Camat Pangean, Aswandi, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut sekaligus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian.
Ia menilai solidaritas masyarakat bersama tim gabungan menjadi bukti kuat kepedulian terhadap sesama di tengah musibah yang terjadi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang telah berjibaku melakukan pencarian korban tenggelam sejak kemarin sore hingga akhirnya korban berhasil ditemukan pagi ini,” ujar Aswandi.
Tim Gabungan Turun Penuh di Lokasi Pencarian
Dalam proses pencarian korban, tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kuantan menggunakan perahu dan metode penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian yakni:
- BPBD Kuansing
- Damkar Kuansing
- Basarnas Pekanbaru
- TNI
- Polri
- Pemerintah Kecamatan dan Desa
- Masyarakat setempat
Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai mempercepat proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan kurang dari 24 jam setelah dilaporkan tenggelam.
Kronologi Singkat Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Kuantan wilayah Desa Pulau Kumpai pada Selasa sore. Insiden tersebut langsung memicu pencarian besar-besaran oleh warga dan tim gabungan.
Sungai Kuantan sendiri dikenal memiliki arus cukup deras di sejumlah titik, terutama saat debit air meningkat akibat curah hujan di wilayah hulu.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada musim cuaca yang tidak menentu seperti saat ini.






