Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKebudayaan dan AdatPariwisataProvinsi Riau

Tujuh Jalur Rebut Tiket Perempat Final Pacu Jalur Baserah

×

Tujuh Jalur Rebut Tiket Perempat Final Pacu Jalur Baserah

Sebarkan artikel ini
Tujuh Jalur Rebut Tiket Perempat Final Pacu Jalur Baserah

BASERAH | DETAKKita.com Pertarungan sengit Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 di Tepian Lubuok Sobae Baserah semakin mengerucut. Setelah melewati persaingan ketat pada hari ketiga, tersisa tujuh jalur yang memastikan langkah ke hari keempat menuju babak perempat final.

Ketujuh jalur tersebut kini berada di ambang pertarungan yang jauh lebih menentukan. Satu kali lengah bisa mengakhiri mimpi, sementara kemenangan akan membuka jalan menuju perebutan gelar Sang Jawara Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026.

Adapun tujuh jalur yang berhasil melaju ke hari keempat (terakhir) tersebut yakni:

1. Sarijadi Gementar Alam, dari Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

2. Alam Cahayo Tuah Nagoghi, dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi.

3. Panah Samudra Selayang Angin, dari Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

4. Untung Bertuah, dari Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

5. Batu Hijau Tuah Negeri, dari Desa Baturijal Barat, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu.

6. Panglimo Hitam Bintang Nagoghi, dari Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuantan Singingi.

7. Delima Indah Permata Kuantan, dari Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi.

Dua Jalur Inhu Jadi Ancaman Serius

Menariknya, dari tujuh jalur yang masih bertahan, dua di antaranya merupakan jalur andalan asal Kabupaten Indragiri Hulu. Keduanya yakni Untung Bertuah dan Batu Hijau Tuah Negeri.

Kehadiran dua jalur tersebut menjadi warna tersendiri dalam persaingan menuju tangga juara. Dengan performa yang telah ditunjukkan sepanjang perlombaan, keduanya juga diprediksi menjadi kandidat kuat dalam perebutan gelar Sang Jawara.

Namun, persaingan dipastikan tidak akan mudah. Lima jalur lainnya tentu memiliki ambisi yang sama untuk mengibarkan nama kampung masing-masing di Tepian Lubuok Sobae.

Memasuki putaran pertama hari terakhir, bukan lagi sekadar soal siapa yang mampu melaju paling cepat. Konsistensi, kekompakan anak pacu, strategi tukang tari dan pendayung, serta ketenangan menghadapi tekanan menjadi penentu.

Sorakan ribuan penonton di tepian pun dipastikan kembali menjadi bagian dari atmosfer pertarungan. Setiap hentakan dayung akan menentukan nasib jalur yang bertarung.

Titus Arianto: Jaga Kekompakan dan Sportivitas

Ketua Umum (Ketum) Panitia Pelaksana Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026, Titus Arianto, mengingatkan seluruh peserta yang masih bertahan agar menjadikan persaingan sebagai bagian dari semangat olahraga sekaligus menjaga marwah kebudayaan pacu jalur.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya berhasil keluar sebagai juara harus mampu menjaga kekompakan serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Siapapun yang berhasil keluar sebagai Sang Jawara, diharapkan agar tetap menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi semangat sportivitas dalam berolahraga dan kebudayaan,” ujar Titus Arianto kepada DETAKKita.com di Kawasan Tribun Finish (Dewan Hakim), Minggu (16/8/2026) pagi.

Pesan tersebut menjadi penting di tengah semakin panasnya persaingan. Sebab, pacu jalur bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang menjaga tradisi, kebersamaan, persaudaraan, serta kebanggaan masyarakat yang berada di belakang setiap jalur.

Kini, tujuh jalur telah bertahan. Perempat final menjadi pintu berikutnya.

Siapa yang akan tumbang dan siapa yang akan terus melaju?

Jawabannya akan ditentukan di lintasan Tepian Lubuok Sobae Baserah, ketika tujuh jalur kembali mempertaruhkan tenaga, strategi, gengsi dan nama besar kampung masing-masing demi satu tujuan: menjadi Sang Jawara Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *