TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Tepian Narosa Teluk Kuantan kembali bersiap menjadi pusat perhatian. Menjelang pelaksanaan Pacu Jalur Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026, denyut persiapan pesta budaya terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, semakin terasa.
Bukan sekadar perlombaan tradisional, Pacu Jalur kini menjadi magnet yang diprediksi kembali mengundang ribuan masyarakat dan wisatawan dari berbagai daerah.
Bahkan, jumlah peserta diperkirakan bakal menembus lebih dari 200 jalur yang akan berlaga memperebutkan prestise di Tepian Narosa Teluk Kuantan.
Ketua Umum (Ketum) Pelaksana Pacu Jalur, Andi Ahenk Cahyadi, mengungkapkan hingga Rabu (12/8/2026), sedikitnya 114 jalur telah terdaftar di sekretariat panitia.
“Sampai hari ini sudah lebih dari 114 jalur yang terdaftar di sekretariat kepanitiaan,” ujar Andi Ahenk Cahyadi.
Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring semakin dekatnya pelaksanaan event yang dijadwalkan berlangsung pada 19–23 Agustus 2026.
Wajah Kota Teluk Kuantan Mulai Dipoles
Tidak hanya peserta yang dipersiapkan. Wajah ibu kota Kabupaten Kuansing, Teluk Kuantan, juga mulai dipercantik.
Sejumlah persiapan dilakukan sebagai bagian dari upaya menyambut kedatangan peserta, tamu undangan dan wisatawan yang akan memadati wilayah tersebut selama pelaksanaan Pacu Jalur.
Menurut Andi Ahenk Cahyadi, pembenahan kawasan kota menjadi bagian penting dalam menyambut pesta kebudayaan rakyat Kuansing.
“Saat ini wajah ibu kota juga tengah dipersolek sebagai bagian dari proses persiapan pelaksanaan kegiatan akbar yang merupakan pesta kebudayaan rakyat Kabupaten Kuantan Singingi,” katanya.
Pembenahan tersebut sekaligus menjadi upaya memberikan kesan terbaik kepada para pengunjung yang datang menyaksikan langsung kemeriahan Pacu Jalur.
Bukan Sekadar Lomba, Tapi Pesta Rakyat
Pacu Jalur KEN 2026 bukan hanya tentang adu kecepatan ratusan jalur di atas Sungai Batang Kuantan.
Event ini telah berkembang menjadi ruang pertemuan budaya, ekonomi dan pariwisata masyarakat Kuansing.
Kedatangan wisatawan otomatis memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor, mulai dari pelaku UMKM, pedagang, jasa transportasi, penginapan hingga usaha kuliner masyarakat.
Tak heran jika persiapan dilakukan dari berbagai sisi. Sebab, ketika Tepian Narosa mulai dipadati penonton, bukan hanya jalur yang akan berlomba di atas air, tetapi juga roda ekonomi masyarakat yang ikut bergerak di daratan.
200 Jalur Mengintai Tepian Narosa
Dengan jumlah sementara telah melampaui 114 jalur, peluang peserta menembus angka 200 jalur atau lebih semakin terbuka.
Jika prediksi tersebut terealisasi, Tepian Narosa dipastikan kembali menghadirkan persaingan sengit antarkampung dan daerah.
Setiap jalur akan membawa nama, kebanggaan dan harapan masyarakat pendukungnya.
Sorak penonton, hentakan anak pacu, irama musik tradisional dan semangat masyarakat akan kembali menyatu menjadi satu pertunjukan budaya yang menjadi identitas Kuansing.
Di sisi lain, meningkatnya jumlah peserta juga menuntut kesiapan panitia dan seluruh unsur pendukung agar pelaksanaan berjalan aman, tertib dan lancar.
Mulai dari pengaturan lalu lintas, keamanan, kesehatan, kebersihan, pelayanan wisatawan hingga ketersediaan fasilitas publik harus benar-benar dipastikan.
Kuansing Bersiap Menyambut Gelombang Wisatawan
Dengan pelaksanaan yang semakin dekat, persiapan kini memasuki fase penting.
Pendaftaran jalur terus berjalan, kawasan kota mulai ditata, sementara berbagai unsur terkait terus melakukan koordinasi.
Jika jumlah peserta benar-benar menembus 200 jalur, Pacu Jalur KEN 2026 bukan hanya akan menjadi pertarungan di atas Sungai Batang Kuantan, tetapi juga menjadi panggung besar yang memperlihatkan kekuatan budaya dan keramahan masyarakat Kuansing.
Tepian Narosa bersiap. Jalur-jalur mulai berdatangan. Wajah Teluk Kuantan dipoles. Dan dalam hitungan hari, pesta budaya rakyat Kuansing akan kembali meledak di tepian Sungai Batang Kuantan.






