TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Komisi III DPRD Kabupaten Kuantan Singingi melontarkan sejumlah catatan strategis kepada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfoss) Kuansing dalam hearing Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Selasa (14/7/2026). Mulai dari persoalan kabel internet yang semrawut, pembinaan media, hingga peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor digital menjadi sorotan utama.
Meski demikian, Komisi III tetap memberikan apresiasi atas kinerja Diskominfoss yang dinilai menunjukkan progres positif dalam pelaksanaan berbagai program selama tahun anggaran 2025.
Rapat yang berlangsung dinamis namun penuh suasana kekeluargaan itu dipimpin Wakil Ketua Komisi III DPRD Kuansing Dicky Susanto, SE., MM, didampingi anggota Komisi III H. Solehudin, S.Sos., Oberlin Manurung, SP., Nurjamil, dan Mairizaldi, ST.
Sementara dari pihak eksekutif, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfoss Kuansing Hevi H. Antoni hadir bersama Kepala Bidang Statistik Toto Priswandoyo, Kepala Bidang Informatika Reno Sungkar, Kepala Bidang Komunikasi Saptudis, serta didampingi Sekretaris Bappeda Sujarwadi.
Dalam paparannya, Hevi membeberkan berbagai capaian program dan kegiatan yang telah direalisasikan sepanjang Tahun Anggaran 2025, mulai dari penguatan layanan informasi publik hingga pengembangan infrastruktur digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Usai mendengarkan pemaparan tersebut, para anggota Komisi III menyampaikan apresiasi sekaligus memberikan sejumlah masukan yang dinilai penting untuk mendorong pelayanan publik berbasis digital menjadi lebih baik.
Fokus perhatian DPRD antara lain percepatan penataan kabel-kabel internet yang dinilai masih semrawut di sejumlah titik, peningkatan pembinaan terhadap media, serta langkah konkret menggali potensi PAD dari sektor digital yang dinilai masih sangat terbuka.
“Kami mengapresiasi kinerja Diskominfoss selama Tahun Anggaran 2025. Namun ke depan harus terus lahir perubahan, inovasi, dan ide-ide baru agar mampu mendorong kemajuan daerah,” ujar Oberlin Manurung, Mairizaldi, H. Solehudin, dan Nurjamil secara bergantian dalam hearing tersebut.
Menanggapi berbagai masukan itu, Plt Kepala Diskominfoss Kuansing Hevi H. Antoni menegaskan seluruh kritik, saran, dan rekomendasi yang disampaikan Komisi III DPRD akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan program kerja ke depan.
“Seluruh masukan dan arahan dari pimpinan maupun anggota Komisi III DPRD Kuansing akan kami catat dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan kebijakan pemerintah daerah,” tegas Hevi.
Menurutnya, hearing berlangsung secara terbuka, hangat, dan konstruktif. Ia menilai seluruh masukan yang diberikan DPRD merupakan bentuk kepedulian bersama untuk memperkuat pelayanan komunikasi, informasi, statistik, persandian, serta mempercepat transformasi digital di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan sinergi antara legislatif dan eksekutif tersebut, Diskominfoss Kuansing diharapkan mampu menghadirkan inovasi yang lebih progresif, memperbaiki tata kelola digital, serta mendorong pelayanan publik yang semakin cepat, modern, dan berpihak kepada masyarakat.






