TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau mendukung penuh revisi Undang-Undang (UU) Nomor 34 Tahun 2004 oleh DPR dan pemerintah masih mendapat penolakan yang luas dari masyarakat.
Gova Rizky Pratama, Wakil Ketua (Waka) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Kuansing menegaskan hal itu kepada DETAKKita.com usai mengikuti diskusi tentang revisi UU TNI yang mendapat dukungan dari semua unsur elemen masyarakat, dimana kegiatan itu berlangsung di gedung Narosa Teluk Kuantan, Sabtu (29/03/2025).
Dimana diskusi yang dipandu moderator Madiyusman itu, selain ormas Pemuda Pancasila (PP) juga dihadiri kalangan mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), ormas Grib Jaya, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta sejumlah kalangan emak-emak.
Menurut Gova Rizky Pratama, dalam salah satu poin yang ada dalam UU TNI yang baru itu terdapat, yakni menyangkut usia pensiun yang bertambah dari 55 menjadi 58 untuk tamtama hingga kolonel dan 60 tahun sampai 62 tahun untuk perwira tinggi TNI.
“Itu memang sudah sejak lama, jika ini menjadi UU tidak menutup kemungkinan masa pensiun TNI bertambah, lalu untuk penempatan jabatan di institusi negara pada UU TNI sebelumnya juga disebutkan setelah pensiun dan UU baru bisa pada masa aktif bertugas. Selain itu, pada UU TNI baru disebutkan ada penambahan enam institusi baru pemerintah yang boleh ditempati anggota TNI aktif. Seperti SAR, BNPT, Kementerian Kelautan dan lainnya,” sebutnya.
Dimana semua ini, sambung Gova, bukanlah untuk memunculkan kembali Dwi Fungsi TNI, melainkan dalam konsep menjaga negara. Menurutnya, hal bertujuan agar TNI lebih memahami dan menguasai terjaganya keamanan negara Republik Indonesia (RI).
“Karena itu, masyarakat Kuantan Singingi tidak perlu resah dengan sudah disahkannya UU TNI yang baru ini. Konsepny hanya untuk menjaga Kesatuan Republik Indonesia, serta akan lebih disegani bahkan ditakuti oleh negara di dunia lainnya,” jelasnya.