PEKANBARU | DETAKKita.com — Tidak ada ruang bagi kesalahan sebelum menjalankan tugas negara. Kodam XIX/Tuanku Tambusai memastikan Satgasyon 132/Bima Sakti Tahun 2026 benar-benar siap diterjunkan setelah seluruh aspek kesiapan diperiksa secara menyeluruh melalui Laporan Awal Kesiapan Tugas yang digelar di Lantai II Makodam XIX/Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Jumat (10/7/2026).
Atas arahan Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP, kegiatan yang dipimpin Asisten Operasi (Asops) Kasdam XIX/Tuanku Tambusai itu menjadi pintu terakhir untuk memastikan tidak ada celah yang dapat menghambat keberhasilan penugasan.
Seluruh elemen diperiksa secara ketat, mulai dari kesiapan personel, materiil, administrasi, logistik hingga dukungan operasi. Setiap detail diverifikasi agar satuan yang akan bertugas benar-benar siap menjalankan amanah negara dengan kemampuan terbaik.
Dalam arahannya, Asops Kasdam XIX/Tuanku Tambusai memberikan penekanan tegas kepada seluruh prajurit agar menjadikan disiplin, profesionalisme, dan tanggung jawab sebagai prinsip utama selama menjalankan penugasan.
“Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, pegang teguh disiplin keprajuritan, jaga nama baik TNI AD di mana pun bertugas, serta utamakan faktor keamanan dalam setiap kegiatan,” tegas Asops Kasdam XIX/Tuanku Tambusai.
Pemeriksaan menyeluruh tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada kendala sekecil apa pun yang berpotensi mengganggu pelaksanaan operasi. Kodam XIX/Tuanku Tambusai menilai kesiapan satuan harus dibangun secara matang agar setiap prajurit mampu menghadapi berbagai tantangan di daerah penugasan.
Hasil verifikasi menunjukkan Satgasyon 132/Bima Sakti Tahun 2026 dinyatakan siap melaksanakan operasi sesuai rencana dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Melalui tahapan ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai kembali menegaskan komitmennya mencetak satuan yang tangguh, disiplin, profesional, dan siap menjalankan setiap tugas negara dengan penuh dedikasi. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai wujud kesiapan menghadapi penugasan operasi tahun 2026.






