Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

10 Ribu Peserta Siap Padati Teluk Kuantan — Pawai Taaruf MTQ Riau 2026 Dipastikan Meriah

×

10 Ribu Peserta Siap Padati Teluk Kuantan — Pawai Taaruf MTQ Riau 2026 Dipastikan Meriah

Sebarkan artikel ini
10 Ribu Peserta Siap Padati Teluk Kuantan — Pawai Taaruf MTQ Riau 2026 Dipastikan Meriah

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dipastikan berlangsung semarak. Salah satu agenda yang paling dinanti masyarakat, yakni pawai taaruf, diperkirakan akan diikuti sekitar 10 ribu peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Riau.

Pemerintah Kabupaten Kuansing saat ini terus mematangkan seluruh persiapan guna memastikan kegiatan berjalan sukses dan lancar. Pawai taaruf yang menjadi bagian dari rangkaian MTQ tersebut akan digelar dalam dua kategori, yakni pawai berjalan kaki dan pawai perahu hias yang akan menghiasi aliran Sungai Kuantan di kawasan Tepian Narosa, Teluk Kuantan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kuansing, Emmerson, selaku koordinator pelaksanaan pawai taaruf, mengatakan antusiasme peserta dari seluruh daerah di Provinsi Riau sangat tinggi.

“Untuk peserta pawai taaruf jalan kaki, kami memperkirakan jumlahnya mencapai sekitar 10 ribu orang. Ini tentu menjadi salah satu agenda terbesar dan paling meriah dalam rangkaian MTQ Riau tahun ini,” ujar Emmerson, Jumat (12/6/2026).

Menurutnya, sebagai tuan rumah, Kuansing akan mengerahkan sekitar 5.000 peserta yang berasal dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), badan, instansi, organisasi kemasyarakatan, hingga perwakilan dari 15 kecamatan.

Tidak hanya sekadar berjalan dalam barisan, peserta dari Kuansing juga akan menampilkan berbagai atraksi budaya dan tradisi daerah yang menjadi kebanggaan masyarakat Negeri Jalur. Beragam pakaian adat, kesenian tradisional, hingga simbol-simbol budaya khas Kuansing akan ditampilkan sepanjang rute pawai.

“Momentum ini bukan hanya menyukseskan MTQ, tetapi juga menjadi ajang memperkenalkan kekayaan budaya, adat istiadat, dan identitas masyarakat Kuantan Singingi kepada tamu dari seluruh Riau,” jelas Emmerson.

Selain Kuansing, Kabupaten Bengkalis tercatat sebagai daerah dengan jumlah peserta terbanyak kedua setelah tuan rumah. Daerah berjuluk Negeri Junjungan itu diperkirakan mengirimkan sekitar 2.500 peserta. Sementara kabupaten dan kota lainnya di Riau diprediksi akan mengikutsertakan rata-rata 1.500 peserta.

Tak hanya pawai darat, kemeriahan MTQ Riau ke-44 juga akan terasa di perairan Sungai Kuantan melalui pawai perahu hias yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu siang, 27 Juni 2026, di kawasan ikonik Tepian Narosa.

Sebanyak 11 kabupaten dan kota dipastikan ambil bagian dalam parade perahu hias tersebut dengan menampilkan dekorasi bernuansa Islami dan budaya daerah masing-masing. Sementara Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi satu-satunya daerah yang dipastikan tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Untuk pelaksanaan pawai taaruf berjalan kaki, panitia telah menetapkan titik pelepasan peserta di depan Kantor Pos Teluk Kuantan. Selanjutnya, peserta dengan nomor urut genap akan menunggu giliran keberangkatan mulai dari kawasan Simpang Tugu Pelajar hingga arah SMAN 1 Teluk Kuantan.

Dengan jumlah peserta yang mencapai puluhan ribu orang serta keterlibatan seluruh daerah di Provinsi Riau, pawai taaruf MTQ ke-44 diprediksi menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraan MTQ Riau.

“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan menjadi tontonan menarik bagi masyarakat. Pawai taaruf ini akan menjadi etalase budaya sekaligus semangat syiar Islam yang membanggakan bagi Kuansing dan Provinsi Riau,” tutup Emmerson.

MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau di Kuansing sendiri akan berlangsung mulai 26 Juni hingga 3 Juli 2026 dan diproyeksikan menjadi magnet kunjungan ribuan tamu dari seluruh penjuru Riau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *