Scroll untuk baca artikel
JakartaNasionalSejarah

DITAMPAR DI DEPAN ANAK BUAH! Kisah Jenderal Kawilarang Murka kepada Soeharto

×

DITAMPAR DI DEPAN ANAK BUAH! Kisah Jenderal Kawilarang Murka kepada Soeharto

Sebarkan artikel ini
DITAMPAR DI DEPAN ANAK BUAH! Kisah Jenderal Kawilarang Murka kepada Soeharto

JAKARTA | DETAKKita.com Nama Kolonel Alex Evert Kawilarang dikenal sebagai salah satu perwira paling cemerlang dalam sejarah militer Indonesia. Selain dikenal sebagai pendiri pasukan yang kemudian berkembang menjadi Kopassus, Kawilarang juga memiliki reputasi sebagai sosok tegas, berani, dan tak segan menindak bawahannya yang dianggap lalai.

Salah satu kisah yang hingga kini masih sering diperbincangkan adalah insiden saat Kawilarang menampar Letnan Kolonel Soeharto, yang kelak menjadi Presiden Republik Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

Peristiwa itu terjadi ketika Kawilarang menjabat sebagai Panglima Komando Tentara dan Teritorium VII/Indonesia Timur. Saat itu ia baru saja melaporkan kepada Presiden Soekarno bahwa situasi keamanan di Makassar telah terkendali dan berada dalam kondisi aman.

Namun, laporan tersebut mendadak dipertanyakan setelah Presiden Soekarno menerima radiogram yang menyebutkan pasukan KNIL Belanda justru telah memasuki wilayah Makassar.

Mendengar informasi yang bertolak belakang dengan laporan yang ia sampaikan, Kawilarang langsung naik pitam. Ia merasa ada kesalahan serius di lapangan yang mencoreng kredibilitas komando militer.

Tanpa membuang waktu, Kawilarang segera terbang kembali ke Makassar untuk memastikan situasi yang sebenarnya. Setibanya di Lapangan Udara Mandai, ia langsung memanggil Komandan Brigade Mataram, Letkol Soeharto.

Menurut kisah yang beredar, begitu bertemu Soeharto, Kawilarang melontarkan kalimat keras.

“Sirkus apa-apaan ini?”

Tak hanya meluapkan kemarahan dengan kata-kata, Kawilarang disebut langsung menampar Soeharto di hadapan sejumlah personel militer yang berada di lokasi.

Peristiwa tersebut menjadi salah satu momen langka dalam sejarah militer Indonesia, ketika seorang perwira yang kelak menjadi presiden mendapatkan teguran keras dari atasannya.

Meski demikian, Soeharto kemudian meniti karier yang sangat gemilang hingga akhirnya menjadi orang nomor satu di Indonesia pada era Orde Baru.

Menariknya, nama Alex Kawilarang justru tidak pernah terlihat menempati posisi penting dalam lingkaran kekuasaan Orde Baru. Fakta itu memunculkan berbagai spekulasi dan pertanyaan di kalangan pengamat sejarah mengenai hubungan keduanya setelah insiden yang terjadi di Makassar tersebut.

Terlepas dari berbagai versi cerita yang berkembang, kisah ketegasan Kawilarang terhadap Soeharto tetap menjadi salah satu episode paling menarik dalam perjalanan sejarah militer Indonesia.

 

Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) Tempo Doeloe — Indonesian Army

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *