TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Ikatan Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi memasuki babak baru. Dalam momentum Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah IKA UNRI Kuansing periode 2025-2030 yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Minggu (31/5/2026) malam, para alumni diminta tidak hanya berbangga dengan gelar akademik yang disandang, tetapi harus hadir sebagai motor penggerak pembangunan daerah.
Pesan tegas itu disampaikan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, di hadapan jajaran pengurus dan alumni yang hadir. Menurutnya, organisasi alumni tidak boleh menjadi sekadar wadah silaturahmi, tetapi harus mampu melahirkan gagasan, inovasi, hingga peluang ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“IKA UNRI harus menjadi jembatan bagi seluruh alumni untuk berkontribusi terhadap daerah. Alumni tidak boleh berhenti hanya sampai memperoleh gelar saja. Setelah itu harus proaktif, hadir di tengah masyarakat, membantu menciptakan peluang usaha, memperkuat UMKM, membuka akses investasi, dan ikut menggerakkan ekonomi Kuansing,” tegas Suhardiman.
Bupati menilai alumni perguruan tinggi memiliki modal besar berupa ilmu pengetahuan, jaringan, pengalaman profesional, dan kapasitas kepemimpinan yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, apabila potensi ribuan alumni Universitas Riau yang tersebar di berbagai sektor profesi dapat dihimpun dalam satu kekuatan kolaboratif, maka Kuansing akan memiliki daya saing yang lebih kuat menghadapi tantangan pembangunan dan persaingan ekonomi di masa depan.
“Daerah ini membutuhkan kontribusi nyata dari putra-putri terbaiknya. Alumni harus menjadi bagian dari solusi atas persoalan pembangunan, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, sosial hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Kampus UNRI di Kuansing Jadi Cita-Cita Bersama
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Suhardiman Amby juga menyampaikan harapannya agar hubungan strategis antara Pemerintah Kabupaten Kuansing dan Universitas Riau semakin erat.
Ia bahkan mencetuskan gagasan besar agar suatu saat Kuansing memiliki kampus Universitas Riau sendiri sebagai upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda daerah.
“Kita berharap suatu hari nanti di Kuansing dapat berdiri Kampus UNRI yang ketiga. Ini menjadi cita-cita besar bersama agar akses pendidikan semakin dekat dan mampu melahirkan sumber daya manusia unggul dari daerah sendiri,” katanya.
Gagasan tersebut dinilai sejalan dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan yang selama ini menjadi salah satu fokus pembangunan daerah.
Mahviyen Trikon Putra Nahkodai IKA UNRI Kuansing
Pada agenda pelantikan tersebut, Mahviyen Trikon Putra, SE resmi dikukuhkan sebagai Ketua IKA UNRI Kabupaten Kuansing periode 2025-2030.
Mahviyen menyatakan kesiapannya menjadikan organisasi alumni sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan.
“Kami siap membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing dan seluruh elemen masyarakat. IKA UNRI harus hadir memberikan manfaat nyata melalui pemikiran, program kerja, jaringan, serta kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat luas,” ujar Mahviyen.
Ia menegaskan, kepengurusan yang baru akan fokus memperkuat konsolidasi alumni, membangun jejaring profesional, serta menciptakan berbagai program yang mendukung kemajuan daerah.
Suhu Wan Siapkan Rumah Alumni dan Beasiswa
Sementara itu, Ketua Pengurus Pusat (PP) IKA UNRI, Wan Muhammad Hasyim atau yang lebih dikenal dengan sapaan Suhu Wan, memaparkan sejumlah program strategis yang tengah disiapkan organisasi alumni tingkat pusat.
Menurutnya, IKA UNRI berkomitmen memperkuat eksistensi alumni melalui pembangunan Rumah Alumni yang nantinya menjadi pusat aktivitas, koordinasi, dan kolaborasi seluruh alumni Universitas Riau.
“Kami ingin membangun Rumah Alumni sebagai pusat pertemuan gagasan, pusat kolaborasi, serta wadah pengembangan potensi alumni di berbagai bidang,” kata Suhu Wan.
Selain itu, IKA UNRI juga akan memperluas program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu agar semakin banyak generasi muda yang dapat mengenyam pendidikan tinggi tanpa terkendala faktor ekonomi.
Tak hanya itu, Suhu Wan juga mendorong para alumni untuk aktif memasuki dunia usaha dan bisnis guna memperkuat kemandirian organisasi sekaligus menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.
“Alumni jangan hanya menjadi pencari kerja. Kita harus mulai melahirkan lebih banyak pelaku usaha, membuka lapangan kerja, membangun jaringan bisnis, sehingga fondasi organisasi alumni semakin kuat di masa depan,” tegasnya.
Alumni Didorong Jadi Kekuatan Pembangunan Daerah
Pelantikan Pengurus Daerah IKA UNRI Kuansing kali ini tidak hanya menjadi seremoni organisasi, melainkan juga momentum konsolidasi kekuatan intelektual daerah.
Keberadaan alumni Universitas Riau dinilai memiliki posisi strategis karena banyak tersebar di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, dunia usaha, perbankan, hukum hingga sektor swasta.
Jika potensi tersebut mampu disinergikan secara maksimal, maka IKA UNRI dapat menjadi mitra penting pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga percepatan investasi di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dengan kepengurusan baru yang telah dikukuhkan, harapan besar kini tertuju pada IKA UNRI Kuansing agar tidak hanya menjadi organisasi alumni biasa, tetapi menjadi kekuatan kolektif yang mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan negeri jalur dan kesejahteraan masyarakat Kuansing.






