Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPertanianProvinsi Riau

Polsek Kuantan Hilir Kawal Swasembada Pangan — Jagung Warga Pulau Madinah Tumbuh Subur

×

Polsek Kuantan Hilir Kawal Swasembada Pangan — Jagung Warga Pulau Madinah Tumbuh Subur

Sebarkan artikel ini
Polsek Kuantan Hilir Kawal Swasembada Pangan — Jagung Warga Pulau Madinah Tumbuh Subur

BASERAH | DETAKKita.com Komitmen mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026 terus diperlihatkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) hingga ke tingkat desa. Salah satunya dilakukan Polsek Kuantan Hilir, Polres Kuantan Singingi (Kuansing), melalui kegiatan pengecekan dan monitoring tanaman jagung milik masyarakat di Desa Pulau Madinah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan perkebunan maupun lahan produktif lainnya.

Pengecekan dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Pulau Madinah, Bripka Milusman, terhadap lahan pertanian jagung milik warga atas nama Thomas Alfa Edison yang menerapkan sistem tanam tumpang sari.

Dari hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung yang ditanam di atas lahan seluas kurang lebih satu hektare tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan tumbuh subur.

Jagung Berumur Tiga Bulan Tumbuh Optimal

Berdasarkan hasil pengecekan, tanaman jagung yang telah berumur sekitar tiga bulan itu memperlihatkan pertumbuhan yang sehat dan berpotensi memberikan hasil panen yang optimal apabila kondisi cuaca dan perawatan tetap terjaga.

“Lahan jagung milik masyarakat yang dilakukan pengecekan tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Ini menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat terhadap program swasembada pangan nasional,” ujar Kapolsek Kuantan Hilir Iptu Edi Winoto melalui Bripka Milusman saat melakukan monitoring di lokasi.

Ia menjelaskan, sistem tanam tumpang sari yang diterapkan petani juga menjadi salah satu metode yang efektif dalam memaksimalkan pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.

Polisi Tak Hanya Jaga Kamtibmas, Tapi Juga Ketahanan Pangan

Langkah yang dilakukan Polsek Kuantan Hilir menunjukkan bahwa tugas kepolisian saat ini tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung program pembangunan nasional, termasuk sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, berbagai potensi pertanian desa dapat terus dipantau, didampingi, dan didorong agar mampu berkontribusi terhadap kebutuhan pangan daerah maupun nasional.

Program pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari sinergitas antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan ekonomi desa.

Swasembada Pangan Jadi Program Strategis Nasional

Pemerintah Indonesia saat ini terus mendorong peningkatan produksi pangan nasional guna mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat ketahanan pangan dalam negeri.

Komoditas jagung menjadi salah satu tanaman pangan strategis nasional karena memiliki peran penting sebagai bahan pangan, pakan ternak, hingga kebutuhan industri.

Melalui optimalisasi lahan produktif masyarakat, pemerintah berharap produksi jagung nasional dapat terus meningkat dan mendukung target swasembada pangan yang berkelanjutan.

Data Pendukung Pemberitaan

Jagung merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan menjadi kebutuhan penting bagi sektor peternakan serta industri pengolahan pangan.

Sistem tanam tumpang sari yang diterapkan petani merupakan metode budidaya dengan menanam lebih dari satu jenis tanaman pada satu lahan dalam waktu yang sama. Metode ini terbukti mampu meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, menjaga kesuburan tanah, dan meningkatkan pendapatan petani.

Program Swasembada Pangan Tahun 2026 menjadi salah satu agenda nasional dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui peningkatan produksi pertanian, optimalisasi lahan produktif, serta keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan.

Dengan luas lahan sekitar satu hektare dan kondisi tanaman yang tumbuh baik, lahan jagung milik warga Desa Pulau Madinah tersebut menjadi salah satu contoh nyata kontribusi masyarakat Kuansing dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Polisi dan Petani Bersinergi untuk Ketahanan Pangan

Keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan seluruh elemen bangsa.

Apa yang dilakukan petani di Desa Pulau Madinah bersama pendampingan dari Polsek Kuantan Hilir menjadi bukti bahwa ketahanan pangan nasional dimulai dari desa.

Ketika lahan-lahan produktif dimanfaatkan secara optimal dan terus mendapatkan perhatian serta pendampingan, maka cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri di sektor pangan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.

“Dari satu hektare lahan jagung di Desa Pulau Madinah, semangat swasembada pangan nasional terus tumbuh dan mengakar.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *