Scroll untuk baca artikel
Ekonomi / BisnisHukrimKota PekanbaruProvinsi Riau

AKSI LICIK TERBONGKAR! Pria Helm Hitam Coba Tipu Toko Haya Beauty Pakai Modus QRIS—Kabur Saat Ketahuan Beda Rekening

×

AKSI LICIK TERBONGKAR! Pria Helm Hitam Coba Tipu Toko Haya Beauty Pakai Modus QRIS—Kabur Saat Ketahuan Beda Rekening

Sebarkan artikel ini
AKSI LICIK TERBONGKAR! Pria Helm Hitam Coba Tipu Toko Haya Beauty Pakai Modus QRIS—Kabur Saat Ketahuan Beda Rekening

PEKANBARU | DETAKKita.com Aksi penipuan dengan modus transaksi digital kembali terjadi. Seorang pria tak dikenal terekam kamera CCTV saat mencoba mengelabui kasir di Toko Haya Beauty dengan dalih pembayaran menggunakan QRIS. Namun, aksinya gagal total setelah pihak toko menemukan kejanggalan pada bukti transaksi yang ditunjukkan pelaku.

Dari pantauan visual CCTV, pelaku terlihat mengenakan helm hitam, baju merah, serta tas selempang hitam. Ia berpura-pura sebagai pembeli biasa sebelum menunjukkan bukti pembayaran melalui ponsel.

Namun, kecurigaan muncul saat pihak toko melakukan pengecekan. Bukti transaksi yang ditunjukkan pelaku ternyata tidak sesuai dengan akun resmi milik Toko Haya Beauty.

Pihak toko, melalui Pengelolanya, Aurel, mengungkapkan bahwa pelaku mencoba mengelabui dengan mengirim bukti pembayaran ke rekening berbeda.

“Pas dicek, ternyata pembayaran itu bukan masuk ke rekening toko kami. Dia kirim ke akun lain, ke BNI, sementara rekening toko kami di BCA. Di situ kami langsung curiga,” ungkap Aurel kepada DETAKKita.com, Minggu (19/4/2026).

Tak butuh waktu lama, kecurangan itu langsung disadari. Aurel pun berusaha meminta bantuan orang sekitar untuk mengamankan pelaku. Namun, pelaku justru memilih kabur dengan dalih hendak mengambil uang tunai.

“Ya, begitu ketahuan, saya minta tolong ke orang sebelah, namun yang pelaku ini malah langsung cepat-cepat pergi dengan alasan mau ambil uang tunai,” tegas Aurel.

Lebih lanjut, pihak toko menduga pelaku bukan pertama kali melakukan aksi serupa. Modus ini dinilai cukup rapi dan berpotensi merugikan banyak pelaku usaha, terutama yang belum teliti dalam memverifikasi transaksi digital.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik usaha agar tidak mudah percaya hanya dengan bukti screenshot pembayaran. Verifikasi langsung ke rekening tujuan menjadi langkah wajib guna menghindari penipuan.

Wajah pelaku kini telah terekam jelas dalam CCTV dan diharapkan dapat dikenali oleh masyarakat luas. Para pelaku usaha diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus serupa yang kian marak.

Hingga berita ini diterbitkan DETAKKita.com, pihak berwenang diharapkan segera turun tangan untuk menindak tegas pelaku penipuan digital yang semakin meresahkan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *