BENAI | DETAKKita.com — Warga Desa Banjar Benai, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, dikejutkan dengan peristiwa mengerikan di tengah malam, Jumat (3/4/2026). Sebuah rumah milik warga dilaporkan hancur sebagian setelah ditimpa batang pohon kapuk berukuran besar.
Insiden yang terjadi secara tiba-tiba ini menyebabkan bagian dapur rumah mengalami kerusakan parah hingga nyaris rata dengan tanah. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
Tokoh Pemuda Kecamatan Benai, Alfi Yusdi, yang berada di lokasi kejadian menyampaikan bahwa peristiwa ini sempat membuat warga sekitar panik.
“Terjadi musibah rumah tertimpa batang kapuk di Desa Banjar Benai, tepatnya di bagian ujung Banjar. Rumah milik Piswan atau Iyan, bagian dapur rumah hancur. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Alfi Yusdi yang akrab disapa Dubalang Bowa, Jumat tengah malam.
Menurutnya, batang kapuk yang tumbang diduga akibat kondisi alam dan usia pohon yang sudah tua, sehingga tidak mampu lagi menahan beban dan akhirnya roboh menghantam bangunan rumah warga.
Secara terpisah, Kapolsek Benai Ipda Muhammad Ali Sodiq juga membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pihak kepolisian langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Pagi ini saya langsung turun ke lokasi. Tadi anggota Intel sudah ke sana dan kejadian ini juga sudah dilaporkan untuk percepatan penanganan,” tegas Ipda Ali Sodiq, melalui sambungan sellulernya, Sabtu (4/4/2026) dinihari.
“Namun hati kecil saya tetap gelisah, akhirnya saya putuskan untuk tetap ke lokasi sekira pukul 02.05 WIB dinihari dengan mengendarai mobil untuk meninjau langsung kondisi rumah dan warga yang terkena musibah tersebut,” tambahnya.
Hingga saat ini, kondisi rumah korban masih dalam keadaan rusak berat pada bagian yang tertimpa. Warga bersama aparat setempat belum bisa melakukan pembersihan material pohon yang menimpa bangunan akibat terkendala cuaca dan kondisi tengah malam masih disertai hujan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat kondisi cuaca ekstrem atau pada pohon-pohon tua yang berada dekat permukiman.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, DETAKKita.com masih berupaya menghimpun data lengkap dari pihak Kecamatan maupun Pemerintah Desa terkait dampak kerugian serta langkah penanganan lanjutan atas musibah tersebut.






