Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiProvinsi Riau

Apel Mendadak Bikin Deg-Degan! Keuangan Kuansing Disebut ‘Kritis’: Bupati Suhardiman Tetap Cairkan THR—Tapi Pegawai Siap-Siap Disikat!

×

Apel Mendadak Bikin Deg-Degan! Keuangan Kuansing Disebut ‘Kritis’: Bupati Suhardiman Tetap Cairkan THR—Tapi Pegawai Siap-Siap Disikat!

Sebarkan artikel ini
Apel Mendadak Bikin Deg-Degan! Keuangan Kuansing Disebut ‘Kritis’: Bupati Suhardiman Tetap Cairkan THR—Tapi Pegawai Siap-Siap Disikat!

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Suasana mendadak tegang! Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Suhardiman Amby, menggelar apel sore secara tiba-tiba, Rabu (25/3/2026), sebagai langkah tegas mengukur kekuatan pasukan sekaligus “menguliti” tingkat kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.

Apel yang awalnya dijadwalkan pagi hari itu sengaja digeser ke sore—diduga jadi strategi untuk menguji kesiapan dan kehadiran nyata para pegawai. Hadir mendampingi, Wakil Bupati (Wabup) H. Muklisin, Sekdakab Zulkarnaen, serta seluruh kepala OPD dan camat se-Kuansing.

Namun bukan sekadar apel biasa. Dalam arahannya, Suhardiman blak-blakan mengungkap kondisi keuangan daerah yang disebutnya tengah berada dalam situasi mengkhawatirkan!

Meski begitu, ia memastikan pemerintah tetap berkomitmen mencairkan hak pegawai, termasuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Tunjangan Hari Raya (THR) sebelum Idul Fitri 1447 Hijriyah.

“Keuangan kita memang berat, tapi hak pegawai tetap kita upayakan. Namun ini harus dibayar dengan kinerja dan disiplin!” tegasnya tanpa kompromi.

Tak berhenti di situ, Bupati langsung memberi peringatan keras. Ia menuntut seluruh ASN, PPPK hingga PJLP untuk meningkatkan produktivitas dan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Jangan hanya menuntut hak, tapi kinerja lemah! Kita butuh pegawai yang produktif, adaptif, dan punya etos kerja tinggi,” sentilnya tajam.

Lebih jauh, Suhardiman menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi tegas bagi pegawai yang bandel, indisipliner, atau tidak memenuhi standar kerja.

“Kalau tidak patuh aturan, siap-siap kena tindakan! Tidak ada toleransi,” warning-nya.

Apel ini menjadi sinyal kuat: Pemkab Kuansing mulai “bersih-bersih” internal di tengah tekanan keuangan daerah. Pesannya jelas—hak tetap dibayar, tapi kinerja wajib total!

“Mari kita bangun Kuansing bersama, tapi ingat… hati-hati dalam bekerja!” tutupnya penuh penegasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *