Scroll untuk baca artikel
Religi

Jangan Sampai ‘Mokel’! Istilah Gaul Jawa/Malang Ini Viral Saat Ramadhan, Artinya Bikin Geleng-Geleng

×

Jangan Sampai ‘Mokel’! Istilah Gaul Jawa/Malang Ini Viral Saat Ramadhan, Artinya Bikin Geleng-Geleng

Sebarkan artikel ini
Jangan Sampai ‘Mokel’! Istilah Gaul Jawa/Malang Ini Viral Saat Ramadhan, Artinya Bikin Geleng-Geleng

PEKANBARU | DETAKKita.com Setiap bulan suci Ramadhan, selalu saja muncul istilah-istilah unik yang ramai diperbincangkan, terutama di kalangan anak muda. Salah satunya adalah kata “mokel”, istilah gaul yang populer di wilayah Jawa, khususnya Malang.

Lalu, apa sebenarnya arti mokel?

Secara bahasa pergaulan Jawa/Malang, mokel berarti sengaja makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa (sebelum Maghrib) sehingga membatalkan puasa yang sedang dijalani. Tindakan ini biasanya dilakukan secara diam-diam agar tidak diketahui orang lain.

Di kalangan remaja, istilah mokel kerap dijadikan bahan candaan. Namun, dalam konteks ibadah, mokel tentu memiliki makna serius karena berkaitan langsung dengan batalnya puasa yang merupakan kewajiban bagi umat Muslim.

Dalam ajaran Islam, puasa Ramadhan merupakan rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits Nabi Muhammad SAW. Membatalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan secara syariat tentu tidak diperbolehkan.

Seorang warga yang cukup paham di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Andri Junaidi mengatakan, fenomena istilah mokel ini memang sudah lama dikenal, terutama di daerah perantauan mahasiswa.

“Biasanya cuma jadi bahan lelucon. Tapi tetap saja, kalau sudah sengaja makan atau minum sebelum waktunya tanpa uzur, ya itu jelas membatalkan puasa. Jangan sampai istilah lucu malah bikin orang anggap remeh ibadah,” ujarnya, Selasa (24/2/2026) kepada DETAKKita.com di Baserah.

Di media sosial, istilah mokel bahkan sering muncul dalam bentuk meme, video parodi, hingga status bercanda antar teman. Meski terdengar ringan, para orang tua dan tokoh agama mengingatkan agar generasi muda tidak menjadikan mokel sebagai kebiasaan.

Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kejujuran serta pengendalian diri. Sebab, puasa sejatinya adalah ibadah yang nilainya sangat bergantung pada keikhlasan masing-masing individu.

Jadi, jika mendengar kata mokel di bulan Ramadhan, kini Anda sudah tahu artinya. Candaan boleh, tapi jangan sampai benar-benar dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *