LABUHANBATU | DETAKKita.com — Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan terus dilakukan Polsek Panai Hilir. Pada Kamis (20/11/2025) pagi, jajaran kepolisian bersama pihak sekolah menggelar kegiatan Cooling System penyuluhan anti-bullying di SMK Negeri 1 Panai Hilir, Desa Sei Sanggul, Kecamatan Panai Hilir.
Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dan dihadiri Kapolsek Panai Hilir Iptu Yuna H. Gultom, SH., MH., Kepala SMK Negeri 1 Yakub, S.Pd., tokoh masyarakat Edy Pasaribu, Kanit Intel Aiptu I. Situmorang, serta Kasium Polsek Panai Hilir Bripka Amir Simatupang.
Kolaborasi Polsek dan Sekolah untuk Edukasi Media Sosial
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Panai Hilir, Yakub S.Pd, menjelaskan bahwa pihak sekolah menggandeng Polsek Panai Hilir untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan media sosial yang bijak.
“Kami ingin siswa tidak hanya paham dunia digital, tetapi juga memahami batasannya, risiko, dan etika berkomunikasi agar terhindar dari perilaku bullying,” ujarnya.
Kapolsek Paparkan Materi Lengkap Terkait Bullying
Dalam penyuluhan tersebut, Kapolsek Panai Hilir Iptu Yuna H. Gultom memberikan materi komprehensif mengenai bahaya dan pencegahan bullying—baik verbal, fisik, maupun daring (cyberbullying).
Beberapa poin penting yang disampaikan Kapolsek antara lain:
• Deteksi tindakan bullying sejak dini
• Sosialisasi berkelanjutan tentang dampak bullying
• Dukungan terhadap korban bullying
• Penegakan aturan tegas terkait anti-bullying
• Keteladanan dan perilaku positif dari guru dan lingkungan
• Mengajarkan siswa untuk berani melawan atau melapor
• Membantu pelaku menghentikan kebiasaan buruknya
“Bullying bukan sekadar candaan. Ini perilaku yang dapat merusak masa depan anak-anak kita. Karena itu, semua pihak harus berani mencegah dan mengambil tindakan,” tegas Kapolsek dalam paparannya.
Dorong Siswa Lebih Humanis dan Bijak Berinternet
Melalui kegiatan Cooling System ini, Polsek Panai Hilir berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menyikapi masalah bullying, sekaligus lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
“Kami ingin setiap siswa merasa aman, nyaman, dan mampu menggunakan media sosial secara positif,” tambah Kapolsek.
Kegiatan ditutup dengan dialog interaktif antara siswa dan jajaran kepolisian, yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme.






