BASERAH | DETAKKita.com — Tak sekadar disosialisasikan, penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kini mulai dipastikan berjalan di lapangan. BRI Unit Baserah turun langsung memantau sekaligus mengecek pemanfaatan QRIS pada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), guna memastikan kemudahan transaksi digital benar-benar dirasakan masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan Kepala BRI Unit Baserah, Wengkifri yang akrab disapa Aweng, dengan mendatangi salah satu pelaku usaha yang telah menggunakan fasilitas QRIS, yakni Kedai Kopi Ipon Baserah, Senin (2/11/2026).
Di tengah aktivitas jual beli dan pelanggan yang menikmati kopi, Aweng memastikan fasilitas pembayaran digital yang sebelumnya telah disosialisasikan BRI dapat digunakan dengan baik, lancar, serta memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM maupun konsumen.
Menurut Aweng, pemantauan langsung tersebut merupakan bagian dari upaya BRI memastikan implementasi QRIS tidak berhenti sebatas sosialisasi, tetapi benar-benar dimanfaatkan dalam aktivitas transaksi sehari-hari.
“BRI ingin memastikan QRIS yang telah kami sosialisasikan kepada pelaku UMKM benar-benar digunakan dan berjalan dengan baik. Kami turun langsung untuk melihat penggunaannya sekaligus memastikan manfaat kemudahan transaksi ini dapat dirasakan oleh pelaku usaha maupun masyarakat,” ujar Aweng didampingi MBM BRI Teluk Kuantan, Hendra dan Rema Efendi di Kedai Kopi Ipon Baserah, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan, kehadiran QRIS memberikan alternatif pembayaran yang lebih praktis, cepat dan efisien. Konsumen tidak perlu lagi repot membawa uang tunai dalam jumlah tertentu ketika berbelanja atau menikmati layanan di tempat usaha.
Cukup dengan memindai kode QRIS melalui aplikasi pembayaran digital yang mendukung, transaksi dapat dilakukan dengan mudah tanpa harus menyiapkan uang pecahan maupun menunggu kembalian.
Bagi pelaku UMKM, penggunaan QRIS juga menjadi salah satu langkah mengikuti perkembangan transaksi digital yang semakin dibutuhkan masyarakat.
“Harapan kami, semakin banyak pelaku UMKM yang memanfaatkan QRIS. Selain memberikan kemudahan kepada pelanggan, transaksi non-tunai juga menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku usaha agar semakin terbiasa dengan perkembangan layanan keuangan digital,” tambahnya.
BOH BRI Teluk Kuantan: QRIS Dorong UMKM Naik Kelas
Sementara itu, ditempat terpisah, Branch Office Head (BOH) BRI Teluk Kuantan, Rusdi, di Teluk Kuantan, Selasa (3/11/2026), menegaskan bahwa penguatan layanan transaksi digital melalui QRIS merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM.
Menurut Rusdi, transformasi digital perbankan harus mampu menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, BRI tidak hanya mendorong penggunaan layanan digital, tetapi juga memastikan nasabah dan pelaku usaha memahami cara pemanfaatannya.
“BRI terus mendorong pemanfaatan QRIS sebagai salah satu solusi pembayaran digital yang mudah, praktis dan aman. Kami ingin pelaku UMKM dapat mengikuti perkembangan transaksi digital, sehingga pelayanan kepada pelanggan semakin mudah dan usaha mereka memiliki peluang untuk berkembang,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan, perluasan penggunaan QRIS juga menjadi bagian dari upaya BRI menghadirkan layanan perbankan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil di wilayah kerja BRI Teluk Kuantan.
Melalui pemantauan langsung oleh BRI Unit Baserah dan penguatan komitmen dari BRI Teluk Kuantan, diharapkan penggunaan QRIS semakin meluas, tidak hanya di pusat perdagangan, tetapi juga pada kedai kopi, warung, toko dan berbagai sektor UMKM lainnya.
Sebab, di tengah perubahan pola transaksi masyarakat, kemudahan pembayaran bukan lagi sekadar fasilitas tambahan. QRIS menjadi salah satu pintu masuk bagi UMKM untuk beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital.
BRI Teluk Kuantan — Melayani dengan Setulus Hati.






