MARSAWA | DETAKKita.com — Membangun generasi masa depan tidak cukup hanya dengan mendirikan gedung sekolah. Lebih dari itu, dibutuhkan pendidikan yang mampu melahirkan anak-anak berilmu, berakhlak, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Semangat itulah yang mengiringi peresmian Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Muhammadiyah Marsawa, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (30/10/2026).
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, H. Muklisin, yang meresmikan langsung sekolah tersebut, menyambut positif langkah Muhammadiyah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat.
Peresmian ini bukan sekadar bertambahnya satu lembaga pendidikan dasar di Kuansing. Kehadiran SD IT Muhammadiyah Marsawa juga menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus yang mampu menguasai ilmu pengetahuan tanpa meninggalkan fondasi agama dan akhlak.
Dalam sambutannya, Muklisin menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuansing beserta seluruh jajaran yang telah menggagas dan mewujudkan pendirian sekolah tersebut.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibentuk melalui lembaga pendidikan akan menentukan arah kemajuan dan daya saing Kuansing pada masa mendatang.
“Pendidikan merupakan salah satu pondasi utama dalam pembangunan daerah. Kemajuan suatu daerah juga dapat dilihat dari kualitas sumber daya manusianya. Karena itu, kehadiran SD IT Muhammadiyah ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi masa depan Kuansing,” ujar Muklisin.
Ia menegaskan, keberhasilan pendidikan tidak boleh hanya diukur dari nilai akademik dan kemampuan intelektual peserta didik. Pembentukan karakter, penanaman akhlak mulia, serta pemahaman nilai-nilai keagamaan harus menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.
Sebab, generasi yang cerdas secara intelektual tetapi lemah dalam karakter dan moral akan menghadapi tantangan besar ketika terjun ke tengah masyarakat.
Karena itu, Muklisin berharap SD IT Muhammadiyah Marsawa mampu menjadi salah satu pilihan pendidikan masyarakat yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, pembinaan karakter, dan pendidikan agama.
Ia juga menilai kiprah Muhammadiyah dalam dunia pendidikan merupakan bentuk kontribusi nyata organisasi kemasyarakatan dalam mendukung program nasional mencerdaskan kehidupan bangsa.
Dua Ruang Kelas Rampung, Gedung Dua Lantai Disiapkan
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Parmudian Batubara, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan peresmian SD IT Muhammadiyah Marsawa, tetapi juga dirangkai dengan penyerahan surat izin operasional sekolah.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Plt Bupati Kuansing dan pemerintah daerah atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan di Kecamatan Sentajo Raya.
Menurut Parmudian, pendirian SD IT Muhammadiyah Marsawa berangkat dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan dasar berkualitas yang tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Sekolah tersebut juga dipersiapkan sebagai kelanjutan layanan pendidikan Muhammadiyah di Marsawa, khususnya untuk memberikan kesinambungan pendidikan bagi peserta didik dari TK Bustanul Athfal yang telah lebih dahulu berdiri.
Dari sisi pembangunan, saat ini telah diselesaikan dua ruang kelas belajar. Namun, pengembangan sarana dan prasarana pendidikan tidak berhenti sampai di situ.
“Untuk saat ini, pembangunan SD IT Muhammadiyah Marsawa telah menyelesaikan dua ruang kelas belajar. Ke depan, kita merencanakan pembangunan gedung sekolah dua lantai,” jelas Parmudian.
Dengan diterbitkannya izin operasional, pihak sekolah kini memiliki dasar perizinan untuk menyelenggarakan pendidikan dasar secara resmi.
Ke depan, SD IT Muhammadiyah Marsawa diharapkan berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu membekali peserta didik dengan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, tanpa kehilangan identitas serta nilai-nilai keislaman.
Muhammadiyah Kuansing Sudah Miliki 14 Sekolah
Di kesempatan yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuansing, Ir. Maisir, mengungkapkan bahwa Muhammadiyah saat ini telah memiliki 14 sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi.
Dari jumlah tersebut, SD IT Muhammadiyah Marsawa menjadi sekolah tingkat dasar keenam yang berada di bawah naungan Muhammadiyah di Kuansing.
Maisir menyebut pendidikan merupakan salah satu program unggulan Muhammadiyah yang dijalankan secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ranting.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kepentingan internal organisasi, tetapi juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat.
Ia menegaskan, sekolah Muhammadiyah terbuka bagi seluruh kalangan. Kesempatan memperoleh pendidikan tidak dibatasi oleh keanggotaan organisasi maupun latar belakang agama peserta didik.
“Komitmen Muhammadiyah di bidang pendidikan adalah memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Tidak hanya warga Muhammadiyah, tetapi semua kalangan dapat belajar di sekolah Muhammadiyah,” ungkap Maisir.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi ruang bersama untuk membangun pengetahuan, toleransi, dan kehidupan sosial yang lebih baik.
Kolaborasi Pendidikan untuk Masa Depan Kuansing
Peresmian SD IT Muhammadiyah Marsawa menjadi momentum penting bagi pengembangan layanan pendidikan di Kecamatan Sentajo Raya.
Namun, tantangan berikutnya adalah memastikan sekolah tersebut terus berkembang, baik dari sisi fasilitas, kualitas tenaga pendidik, proses pembelajaran, maupun mutu lulusan.
Dukungan pemerintah daerah, Muhammadiyah, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat menjadi faktor penting agar kehadiran sekolah ini tidak sekadar menambah jumlah lembaga pendidikan, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi generasi muda.
Jika pembangunan fasilitas dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran, SD IT Muhammadiyah Marsawa diharapkan mampu menjadi salah satu pusat pendidikan yang melahirkan generasi Kuansing cerdas, berdaya saing, berkarakter, serta memiliki landasan keagamaan yang kuat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan pengurus PDM Kuansing, Asisten I Setda Kuansing dr. Fahdiansyah, Sp.OG, anggota DPRD Kuansing dari Kecamatan Sentajo Raya, Camat Sentajo Raya Wandi Gunawan, Plt Kepala Dinas Kominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kuansing H. Herizon, serta sejumlah pejabat di lingkungan Setda Kuansing.
Hadir pula Ketua Aisyiyah Kuansing, Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Sentajo Raya, para kepala desa dan anggota BPD se-Kecamatan Sentajo Raya, serta kepala sekolah TK, SD, SMP, dan SMA di wilayah tersebut.






