TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Gerbong mutasi di jajaran Polres Kuantan Singingi (Kuansing) kembali bergerak. Dua perwira yang sebelumnya bertugas di Polsek Kuantan Hilir kini dipercaya mengemban amanah baru di wilayah berbeda.
Keduanya yakni Iptu Edi Winoto, SH., MH dan Iptu Debi Setyawan, SH., MH. Pergeseran jabatan tersebut ditandai dengan serah terima jabatan (Sertijab) tujuh pejabat di lingkungan Polres Kuansing yang dipimpin langsung Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., di Lapangan Apel Polres Kuansing, Senin (21/9/2026).
Dalam rotasi tersebut, Iptu Edi Winoto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kuantan Hilir kini dipercaya sebagai Kapolsek Singingi.
Sementara Iptu Debi Setyawan yang sebelumnya menjabat Kanit Reskrim Polsek Kuantan Hilir, kini mendapat amanah sebagai Ps. Kapolsek Cerenti.
Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi tujuh jabatan strategis di tubuh Polres Kuansing dan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Kapolda Riau Nomor KEP/467/IX/2026 tanggal 5 September 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Polda Riau.
Dikenang Warga Baserah
Pergeseran dua perwira tersebut rupanya meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat di wilayah hukum Polsek Kuantan Hilir, khususnya Kecamatan Kuantan Hilir dan Kuantan Hilir Seberang.
Bagi sebagian warga, Iptu Edi Winoto dan Iptu Debi Setyawan dikenal bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sosok yang cukup dekat dengan masyarakat.
Respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban menjadi salah satu hal yang masih diingat warga.
Seorang warga Baserah bernama Rido, saat berbincang dengan DETAKKita.com di salah satu kedai kopi di Baserah, Rabu (23/9/2026), mengaku selama keduanya bertugas, masyarakat merasa cukup terbantu.
“Pak Kapolsek dan Pak Kanit itu selalu gercep dan merespons dengan baik keluh kesah masyarakat. Semua kegiatan selalu diantisipasi dengan baik,” ujar Edo.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat kehadiran aparat kepolisian terasa di tengah aktivitas warga.
Tidak hanya persoalan keamanan, kata Rido, perhatian terhadap kegiatan masyarakat dan kebudayaan daerah juga menjadi bagian yang dinilai positif selama keduanya menjalankan tugas.
“Mereka cukup peduli dengan kegiatan masyarakat dan kebudayaan daerah. Kalau ada kegiatan, kita lihat kepolisian selalu hadir dan melakukan pengamanan,” katanya.
Warga Titip Pesan di Tempat Tugas Baru
Bergesernya kedua perwira tersebut sekaligus membuka babak baru dalam perjalanan tugas kedinasan mereka.
Iptu Edi Winoto kini menghadapi tantangan baru sebagai Kapolsek Singingi. Sedangkan Iptu Debi Setyawan dipercaya menjalankan tugas sebagai Ps. Kapolsek Cerenti.
Bagi warga Baserah, perpindahan jabatan bukan berarti berakhirnya hubungan antara polisi dan masyarakat.
Rido pun menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa agar kedua perwira tersebut dapat menjalankan amanah di tempat tugas yang baru.
“Semoga selalu sukses dan amanah dalam jabatan serta selalu mengayomi masyarakat, peduli terhadap kebudayaan dan gercep dalam merespons apa yang terjadi di tengah masyarakat,” ucapnya.
Pesan Kapolres: Segera Pahami Wilayah dan Petakan Potensi Konflik
Sementara itu, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia dan regenerasi di lingkungan Polri.
Menurutnya, pergantian jabatan dilakukan melalui proses penilaian, evaluasi dan assessment secara sistematik untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus memberikan pengalaman tugas yang beragam kepada personel.
“Serah terima jabatan yang dilaksanakan merupakan bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia dalam rangka regenerasi yang dilakukan berdasarkan penilaian, evaluasi dan assessment secara sistematik,” ujar Hidayat.
Ia menyebut rotasi tersebut juga diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi para perwira dalam menghadapi tantangan tugas kepolisian ke depan.
Kapolres meminta pejabat yang baru segera menyesuaikan diri dengan kondisi dan dinamika wilayah hukum masing-masing.
Tak hanya itu, para Kapolsek juga diminta aktif melakukan pemetaan terhadap berbagai potensi persoalan yang dapat berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
“Lakukan mapping terhadap potensi-potensi konflik yang ada di wilayah masing-masing. Utamakan pencegahan dan mitigasi dalam menangani setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat,” tegas Hidayat.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dari amanah baru yang diemban para perwira. Sebab, tugas kepolisian di tingkat sektor tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga menjaga komunikasi, membangun kepercayaan dan memastikan situasi keamanan tetap kondusif di tengah masyarakat.
Rotasi boleh berganti.
Wilayah tugas boleh berpindah.
Namun bagi masyarakat, harapan terhadap sosok polisi yang responsif, humanis dan hadir ketika dibutuhkan tetap menjadi pesan yang sama.
Selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga amanah dan terus dekat dengan masyarakat.






