TELUK KUANTAN | DETAKKita.com — Estafet kepemimpinan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kuantan Singingi resmi berganti. Sebanyak 72 dokter dilantik untuk mengemban kepengurusan IDI Kuansing masa bakti 2026–2029, dengan komposisi 60 persen wajah baru dan 40 persen pengurus lama.
Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Minggu (13/09/2026), dan dirangkai dengan seminar ilmiah. Momentum tersebut bukan sekadar pergantian struktur organisasi, tetapi juga menjadi titik tekan baru bagi penguatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuantan Singingi.
Pelantikan dilakukan langsung Ketua IDI Wilayah Provinsi Riau, dr. Marhan Effendi, M.H., C.M.C. Dalam prosesi tersebut, dr. Benni Antomy, M.Ked. (An), Sp.An-TI resmi dipercaya memimpin IDI Cabang Kuansing periode 2026–2029.
Benni didampingi dr. Windi Pranata sebagai Sekretaris Umum, dr. Rezky Sundari sebagai Bendahara Umum, dr. Muhammad Ishak, Sp.B sebagai Wakil Ketua I, serta dr. Ahmad Fahruddin, Sp.OG sebagai Wakil Ketua II, bersama jajaran pengurus lainnya.
72 Dokter, 60 Persen Wajah Baru
Komposisi kepengurusan baru tersebut membawa energi berbeda. Dari total 72 pengurus yang dilantik, sebanyak 60 persen merupakan wajah baru, sedangkan 40 persen lainnya merupakan pengurus yang sebelumnya telah berkiprah dalam organisasi.
Ketua IDI Cabang Kuansing periode 2026–2029, dr. Benni Antomy, menegaskan bahwa keberagaman latar belakang dan tempat pengabdian para dokter tidak boleh menjadi sekat dalam menjalankan organisasi.
Menurutnya, para dokter IDI Kuansing bekerja di berbagai fasilitas dan tempat yang berbeda. Perbedaan tersebut justru harus diubah menjadi kekuatan bersama.
“Mari kita jadikan perbedaan ini untuk saling menghargai, saling mendukung dan saling menguatkan. Saya percaya organisasi yang kuat adalah yang mampu mengelola perbedaan menjadi kekuatan untuk mencapai tujuan bersama,” tegas Benni.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada seluruh sejawat yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin IDI Cabang Kuansing.
Benni meminta dukungan, doa dan kerja sama seluruh anggota agar kepengurusan baru mampu menjalankan roda organisasi sekaligus memperkuat kontribusi dokter bagi masyarakat Kuansing.
“Kami mengucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada sejawat semua yang telah mempercayai kami sebagai Ketua IDI. Kami memohon doa dan kerja samanya untuk membangun organisasi ini,” ujarnya.
Pj. Sekda: IDI Mitra Strategis Pemerintah
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menyambut positif terbentuknya kepengurusan baru IDI tersebut.
Plt. Bupati Kuansing yang diwakili Pj. Sekda Kuansing, Drs. Muradi, menegaskan bahwa IDI merupakan salah satu mitra kerja strategis pemerintah daerah dalam bidang kesehatan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IDI Kuansing periode 2026–2029 yang baru dilantik,” ujar Muradi.
Menurut Muradi, pergantian kepengurusan IDI harus menjadi momentum untuk semakin memperkuat profesionalisme, kompetensi dan semangat pengabdian para dokter kepada masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, juga berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan pelayanan kesehatan, baik di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Pemerintah siap dan akan memberikan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Mari kita bekerja sama memberikan fasilitas kesehatan. Pemerintah Kuantan Singingi akan terus memperbarui fasilitas kesehatan, baik di RSUD maupun di tingkat Puskesmas,” kata Muradi.
Pesan tersebut sekaligus menempatkan RSUD Kuansing dan jaringan fasilitas kesehatan daerah sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan pemerintah.
Harapannya jelas: masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan yang tersedia, tetapi juga memperoleh pelayanan yang profesional, berkualitas dan mampu menjadikan fasilitas kesehatan milik pemerintah sebagai pilihan utama masyarakat Kuansing.
Estafet dari Dua Periode Kepemimpinan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua IDI Wilayah Provinsi Riau, dr. Marhan Effendi, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya, khususnya dr. Fahdiansyah, Sp.OG yang telah memimpin IDI Kuansing selama dua periode.
Marhan menyampaikan penghargaan atas waktu, ilmu dan gagasan yang telah diberikan Fahdiansyah dalam mengembangkan organisasi profesi dokter tersebut.
“Terima kasih kepada dr. Fahdiansyah yang telah memberikan waktu dan ilmunya serta ide-idenya untuk terus mengelola organisasi ini hingga saat ini. Selamat untuk dr. Benni yang telah terpilih sebagai Ketua IDI Cabang Kuansing,” ucapnya.
Dengan berakhirnya dua periode kepemimpinan sebelumnya dan dilantiknya jajaran baru, IDI Kuansing kini memasuki babak baru.
Tantangannya bukan hanya bagaimana organisasi berjalan solid, tetapi bagaimana keberadaan para dokter benar-benar terasa di tengah masyarakat.
Sebab, di balik perubahan struktur organisasi dan seminar ilmiah, ada tuntutan yang jauh lebih besar: pelayanan kesehatan yang profesional, fasilitas yang semakin baik, serta kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit dan fasilitas kesehatan di daerah sendiri.
Pemerintah daerah telah menyatakan komitmennya memperbarui fasilitas kesehatan. IDI Kuansing pun telah memiliki nakhoda baru.
Kini, masyarakat akan menunggu bagaimana kolaborasi keduanya diterjemahkan menjadi pelayanan kesehatan yang benar-benar berkualitas dan menjadi pilihan masyarakat Kuansing.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pengadilan Negeri, perwakilan Kejaksaan Negeri, unsur Koramil, Asisten I Setda Kuansing, Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran anggota IDI Cabang Kuantan Singingi.






