Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKebudayaan dan AdatPariwisataProvinsi Riau

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Juara Pacu Jalur Baserah 2026 — Final Sengit Lahirkan 14 Besar

×

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Juara Pacu Jalur Baserah 2026 — Final Sengit Lahirkan 14 Besar

Sebarkan artikel ini
Alam Cahayo Tuah Nagoghi Juara Pacu Jalur Baserah 2026 — Final Sengit Lahirkan 14 Besar

BASERAH | DETAKKita.com Tepian Lubuok Sobae Baserah akhirnya menemukan sang jawara. Setelah melewati pertarungan sengit hingga babak final, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, keluar sebagai juara pertama Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026, Minggu (16/8/2026) petang.

Kemenangan tersebut menjadi klimaks dari rangkaian pacu jalur yang berlangsung penuh tensi sejak hari pertama. Adu cepat di Sungai Kuantan itu bukan sekadar mempertarungkan kecepatan, tetapi juga memperlihatkan kekompakan anak pacu, strategi tukang tari, ketangguhan timbo ruang hingga atraksi tukang onjai yang menjadi bagian penting dalam tradisi pacu jalur.

Di garis akhir, Alam Cahayo Tuah Nagoghi tampil sebagai yang terbaik dan berhak menyandang predikat Sang Jawara Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026.

Ketua Umum (Ketum) Panitia Pelaksana Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026, Titus Arianto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jalur yang telah bertanding dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas hingga hari terakhir.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh jalur, khususnya kepada para juara yang berhasil memberikan penampilan terbaiknya di Tepian Lubuok Sobae Baserah. Ini merupakan hasil dari kerja keras, kekompakan dan perjuangan seluruh tim,” ujar Titus.

Menurutnya, keberhasilan sebuah jalur tidak hanya ditentukan oleh anak pacu yang mendayung sekuat tenaga. Peran tukang tari, timbo ruang dan tukang onjai juga menjadi bagian penting yang memberikan energi dan karakter dalam setiap perlombaan.

“Apresiasi juga kami berikan kepada tukang tari, timbo ruang dan tukang onjai yang ikut membawa jalurnya tampil maksimal. Mereka semua adalah bagian dari kekuatan jalur dan layak mendapatkan penghargaan atas perjuangannya,” tegasnya.

Titus juga menilai seluruh peserta telah memberikan tontonan terbaik bagi masyarakat yang memadati Tepian Lubuok Sobae Baserah. Baginya, kemenangan satu jalur tidak menghapus perjuangan jalur lainnya.

“Bagi kami, seluruh jalur adalah pemenang karena telah ikut menyukseskan dan menghidupkan Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Pacu Jalur,” katanya.

Rahman Candra: Kekompakan Jadi Kunci

Apresiasi serupa juga disampaikan Plt. Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra. Ia memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana, seluruh unsur yang terlibat, peserta, masyarakat hingga pihak-pihak yang sejak awal ikut menyukseskan perhelatan tersebut.

Rahman menilai suksesnya pelaksanaan Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 tidak terlepas dari kekompakan dan soliditas seluruh elemen yang bekerja bersama.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan kompak dan solid dari awal hingga akhir pelaksanaan. Begitu juga seluruh unsur yang terlibat, baik pemerintah, keamanan, peserta, masyarakat maupun pihak lainnya,” ujar Rahman.

Menurutnya, kerja bersama tersebut menjadi kekuatan utama sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan hingga hari terakhir dengan baik.

“Kalau tidak ada kekompakan, tentu kegiatan sebesar ini tidak akan bisa berjalan dengan baik. Alhamdulillah, seluruh unsur bisa saling mendukung dan bekerja sama. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ungkapnya.

Rahman juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Kuantan Hilir dan masyarakat yang datang dari berbagai daerah. Antusiasme penonton disebut menjadi energi tersendiri bagi para peserta yang bertanding di Tepian Lubuok Sobae Baserah.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah ikut menjaga suasana tetap aman, tertib dan meriah. Dukungan masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan semangat kebersamaan seperti ini terus kita pertahankan,” katanya.

Plt. Bupati Kuansing melalui Asisten III

Mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, Asisten III Setda Kuansing, Drs. Azhar Ali, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh jalur yang berhasil meraih prestasi pada Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 di Tepian Lubuok Sobae, Baserah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026. Prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, semangat, dan perjuangan seluruh anak pacu, tukang tari, timbo ruang, tukang onjai, serta seluruh pendukung jalur,” ucap Asisten III Azhar Ali.

Azhar Ali juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kepada masyarakat Kecamatan Kuantan Hilir dan seluruh pihak yang turut menjaga keamanan, ketertiban serta suasana kekeluargaan selama perhelatan berlangsung.

“Kami memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Yang paling penting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu menjaga kekompakan, sportivitas dan semangat kebersamaan dalam setiap tahapan pacu jalur,” ujarnya.

Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan untuk mengejar kemenangan, melainkan warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, persatuan, gotong royong dan identitas masyarakat Kuantan Singingi yang harus terus dijaga serta diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Pacu Jalur adalah kebanggaan kita bersama. Ini merupakan bagian dari identitas dan kebudayaan daerah Kabupaten Kuantan Singingi. Karena itu, mari kita terus lestarikan, kita rawat kekompakan dan kebersamaan ini agar tradisi pacu jalur tetap hidup dan semakin dikenal luas,” tegas Azhar yang merupakan mantan Kadis Budpar Kuansing itu.

Ia berharap keberhasilan pelaksanaan Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026 menjadi momentum untuk memperkuat semangat masyarakat dalam melestarikan kebudayaan daerah sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event pacu jalur pada masa mendatang.

“Sekali lagi kami mengucapkan selamat kepada para pemenang dan seluruh peserta. Terima kasih kepada panitia serta masyarakat yang telah menjaga kekompakan dan bersama-sama menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi kekuatan kita dalam melestarikan kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi,” tutup Azhar.

14 Besar Pacu Jalur Baserah 2026

Setelah seluruh rangkaian perlombaan berakhir, berikut daftar 14 jalur yang berhasil menempati peringkat terbaik:

1. Alam Cahayo Tuah Nagoghi — Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kuansing.

2. Batu Hijau Tuah Negeri — Desa Baturijal Barat, Kecamatan Peranap, Inhu.

3. Panah Samudra Silayang Angin — Desa Pauh Angit Hulu, Kecamatan Pangean, Kuansing.

4. Untung Bertuah — Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, Kuansing.

5. Panglimo Hitam Bintang Nagoghi — Desa Ketaping Jaya, Kecamatan Inuman, Kuansing.

6. Sarijadi Gementar Alam — Desa Pulau Beralo, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

7. Delima Indah Permata Kuantan — Desa Saik, Kecamatan Kuantan Mudik.

8. Pendekar Khayangan Tuah Nagori — Desa Pembatang, Kecamatan Pangean.

9. Kudo Putie Ghajo Kukok — Desa Tanjung, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

10. Bomber — Desa Siberakun, Kecamatan Benai.

11. Toduong Itom Dubalang Sati — Desa Lumbok, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.

12. Singa Ngarai — Desa Pulau Kalimanting, Kecamatan Benai.

13. Sembaran Olang Pulai — Desa Rawang Binjai, Kecamatan Pangean.

14. Kahulu Jantan Danau Kompe — Desa Benai Kecil, Kecamatan Benai.

Untuk posisi 11 hingga 14, masing-masing jalur mendapatkan uang pembinaan Rp1 juta dari Tokoh Masyarakat H. Khairun Saleh melalui kepanitiaan.

Tak hanya jalur, penghargaan juga diberikan kepada tukang tari, timbo ruang dan tukang onjai yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam setiap penampilan.

Bagi panitia dan pemerintah Kecamatan Kuantan Hilir, keberhasilan pelaksanaan Pacu Jalur tahun ini bukan semata-mata tentang siapa yang berdiri sebagai juara di podium.

Lebih dari itu, perhelatan di Tepian Lubuok Sobae Baserah kembali memperlihatkan bahwa Pacu Jalur adalah milik bersama—dibangun dari kekompakan panitia, perjuangan anak pacu, kepiawaian tukang tari, timbo ruang dan tukang onjai, dukungan pemerintah serta antusiasme masyarakat.

Dan pada Minggu petang, Alam Cahayo Tuah Nagoghi menjadi nama yang paling keras menggema di Tepian Lubuok Sobae Baserah sebagai jawara baru Pacu Jalur Event Kebudayaan Kecamatan Kuantan Hilir 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *