Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPeristiwaProvinsi RiauSosialita

Rumah Bengkel Ludes Dilalap Api — Koramil 02/Kuantan Tengah dan Damkar Bergerak Cepat Selamatkan Warga

×

Rumah Bengkel Ludes Dilalap Api — Koramil 02/Kuantan Tengah dan Damkar Bergerak Cepat Selamatkan Warga

Sebarkan artikel ini
Rumah Bengkel Ludes Dilalap Api — Koramil 02/Kuantan Tengah dan Damkar Bergerak Cepat Selamatkan Warga

TELUK KUANTAN | DETAKKita.com Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus bengkel milik Herman (48), warga Simpang 4 Desa Koto Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (19/6/2026) sore. Berkat respons cepat personel Koramil 02/Kuantan Tengah bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kuansing dan masyarakat setempat, kobaran api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.40 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun DETAKKita.com, kebakaran diduga bermula saat pemilik rumah melakukan pembersihan halaman dengan cara membakar sampah. Namun, api yang awalnya dianggap terkendali ternyata membesar dan merambat ke bangunan rumah hingga akhirnya menghanguskan sebagian besar bangunan beserta isinya.

Dalam kepanikan, Herman segera meminta bantuan warga sekitar untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Waktu itu api cepat sekali membesar karena cuaca cukup panas dan angin berhembus kencang. Warga langsung berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu petugas datang,” ujar Een (36), salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Tak lama berselang, personel Koramil 02/Kuantan Tengah langsung turun ke lokasi setelah menerima informasi kebakaran. Bersama warga dan petugas Damkar Kuansing, mereka berjibaku memadamkan kobaran api yang terus membesar.

Sekitar pukul 17.45 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman secara intensif. Setelah hampir setengah jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 18.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Danramil: Keselamatan Warga Prioritas Utama

Danramil 02/Kuantan Tengah, Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut.

“Begitu mendapat informasi, personel Koramil langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi dan pemadaman bersama Damkar serta masyarakat. Keselamatan warga menjadi prioritas utama kami,” tegas Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran sampah, terutama pada musim panas yang rentan memicu kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan api tanpa pengawasan saat membakar sampah. Hal-hal yang terlihat sepele bisa berujung pada musibah besar dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit,” ujarnya.

Pj Kades Apresiasi Respons Cepat TNI dan Damkar

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Koto Sentajo, H. Bahmada, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warganya. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada personel TNI Koramil 02/Kuantan Tengah yang langsung turun ke lapangan membantu proses pemadaman.

“Kami sangat prihatin atas musibah yang dialami Pak Herman dan keluarga. Atas nama Pemerintah Desa Koto Sentajo, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada personel Koramil 02/Kuantan Tengah yang bergerak cepat turun ke lokasi dan berjibaku bersama petugas Damkar Kuansing untuk memadamkan api,” ungkap H. Bahmada yang akrab disapa Bang Mada.

Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat saat terjadi musibah merupakan bukti nyata kepedulian dan kedekatan aparat dengan rakyat.

“Sinergi yang ditunjukkan TNI, Damkar, dan masyarakat dalam penanganan kebakaran ini patut diapresiasi. Berkat kerja sama tersebut, api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya,” katanya.

Imbauan Waspada Kebakaran

Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, termasuk membakar sampah di sekitar rumah.

Selain dapat mengancam keselamatan jiwa, kebakaran juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang besar dalam waktu singkat.

Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Personel TNI, petugas Damkar, serta warga memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci utama dalam menghadapi musibah. Ketika semua unsur bergerak bersama, dampak yang lebih besar dapat dicegah,” tutup H. Bahmada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *