BASERAH | DETAKKita.com — Persiapan menuju perhelatan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026 terus dimatangkan. Panitia pelaksana bersama unsur pemerintah kecamatan dan TNI kini bergerak cepat membangun koordinasi lintas sektor guna memastikan agenda budaya tahunan tersebut berjalan sukses, aman, dan meriah.
Keseriusan itu terlihat dari pertemuan intensif yang dilakukan Panitia Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026 dengan manajemen PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Sektor Baserah, Jumat (19/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan dukungan berbagai pihak menjelang pelaksanaan pacu jalur yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 16 Agustus 2026 di Tepian Lubuok Sobae Basogha, Kecamatan Kuantan Hilir.
Ketua Umum (Ketum) Panitia Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026, Titus Arianto, mengatakan bahwa koordinasi dengan berbagai stakeholder terus dilakukan agar seluruh kebutuhan pelaksanaan event dapat dipersiapkan secara maksimal.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk mencari kesepahaman bersama. Ini merupakan bagian dari upaya panitia membangun kolaborasi yang kuat demi menyukseskan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026,” ujar Titus Arianto.
Menurutnya, Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan tradisional di atas Sungai Kuantan, tetapi juga merupakan identitas budaya masyarakat Kuansing yang harus dijaga dan dipromosikan secara bersama-sama.
“Kami berharap seluruh elemen, baik pemerintah, perusahaan maupun masyarakat, dapat bersinergi. Dengan dukungan bersama, pelaksanaan pacu jalur tahun ini bisa berlangsung lebih baik, lebih tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” tambahnya.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir mendampingi panitia, Plt Camat Kuantan Hilir, Rahman Candra, yang menegaskan bahwa langkah koordinasi yang dilakukan saat ini merupakan bagian penting dari tahapan persiapan menuju event budaya terbesar di wilayah Kuantan Hilir.
“Pertemuan ini menjadi langkah maju dalam mempersiapkan pelaksanaan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026. Kami ingin seluruh kebutuhan pendukung kegiatan dapat dipersiapkan sejak dini sehingga saat pelaksanaan nanti seluruh rangkaian acara berjalan lancar sesuai harapan,” kata Rahman Candra.
Ia juga menilai keberhasilan penyelenggaraan pacu jalur tidak terlepas dari dukungan seluruh pihak, termasuk sektor swasta yang selama ini ikut berkontribusi terhadap berbagai kegiatan masyarakat.
Sementara itu, Danramil 07/ Kuantan Hilir, Kapten Arm Herdianto, berharap pertemuan yang dilakukan mampu menghasilkan solusi konkret terhadap berbagai kebutuhan dan tantangan yang mungkin muncul menjelang pelaksanaan event.
“Kami berharap pertemuan ini dapat menghasilkan solusi terbaik terhadap seluruh persiapan yang diperlukan, baik dari sisi sistem pelaksanaan, sarana pendukung, keamanan maupun kebutuhan lainnya. Dukungan dari pihak perusahaan tentu sangat diharapkan agar pelaksanaan pacu jalur nantinya berjalan sukses dan lancar,” tegas Kapten Herdianto.
Menurutnya, TNI melalui Koramil 07/Kuantan Hilir siap mendukung penuh pelaksanaan Pacu Jalur Baserah 2026, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal beberapa pekan lagi, panitia kini terus menggesa berbagai persiapan teknis dan nonteknis. Mulai dari koordinasi lintas instansi, kesiapan arena pacuan, dukungan sponsor, hingga pengamanan dan pelayanan bagi ribuan masyarakat yang diperkirakan akan memadati Tepian Lubuok Sobae Basogha.
Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026 diyakini akan menjadi salah satu magnet wisata budaya terbesar di Kuantan Singingi. Selain menyajikan persaingan sengit antarjalur, event ini juga diharapkan mampu mengangkat sektor ekonomi masyarakat, UMKM lokal, serta memperkuat eksistensi budaya Pacu Jalur yang telah menjadi kebanggaan masyarakat Kuansing.
Sementara itu, perwakilan PT RAPP Sektor Baserah, Ahmad Yani, menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan panitia bersama unsur pemerintah dan Forkopimcam dalam rangka menyukseskan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026.
Menurut Ahmad Yani, Pacu Jalur merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis tinggi dan telah menjadi identitas masyarakat Kuantan Singingi. Karena itu, sinergi seluruh pihak sangat penting agar pelaksanaannya berjalan sukses dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Kami dari PT RAPP pada prinsipnya sangat mengapresiasi upaya panitia dalam mempersiapkan Pacu Jalur Event Kebudayaan Baserah 2026. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga tradisional, tetapi juga sarana pelestarian budaya serta penggerak ekonomi masyarakat. Untuk itu, kami siap membangun komunikasi dan koordinasi yang baik sesuai kapasitas perusahaan guna mendukung kelancaran pelaksanaan event ini,” ujar Ahmad Yani.
Ia juga berharap pelaksanaan Pacu Jalur Baserah 2026 nantinya mampu menjadi magnet wisata budaya yang menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kuantan Singingi ke tingkat yang lebih luas.
“Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran acara. Dengan kolaborasi yang baik antara panitia, pemerintah, aparat keamanan, perusahaan dan masyarakat, Pacu Jalur Baserah 2026 diyakini akan berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi daerah,” tambahnya.






