Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiPemerintahanProvinsi Riau

Kuansing Pertahankan WTP ke-15 Berturut-Turut — Suhardiman: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

×

Kuansing Pertahankan WTP ke-15 Berturut-Turut — Suhardiman: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

Sebarkan artikel ini
Kuansing Pertahankan WTP ke-15 Berturut-Turut — Suhardiman: Kepercayaan Rakyat Harus Dijaga

PEKANBARU | DETAKKita.com Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan daerah. Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas yang semakin tinggi, Kuansing sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-15 kalinya secara berturut-turut.

Capaian bergengsi tersebut diterima langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Dr. H. Suhardiman Amby, MM, didampingi Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 di Auditorium BPK RI Perwakilan Riau, Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).

Laporan hasil pemeriksaan itu diserahkan oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan V.II Direktorat Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, S.E., M.M., Ak., CSFA, CertDA, GRCE, CFrA, CIISA, ERMCP, CFE.

Raihan WTP ke-15 berturut-turut ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.

Dalam sambutannya, Juska Meidy memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu mempertahankan kualitas laporan keuangan secara konsisten dari tahun ke tahun.

“Opini Wajar Tanpa Pengecualian merupakan bentuk keyakinan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan. Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk meningkatkan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Juska Meidy.

Menurutnya, opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif, tetapi menjadi indikator bahwa pengelolaan anggaran daerah dilakukan dengan baik, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby menegaskan, keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 15 tahun berturut-turut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur pemerintahan dan dukungan masyarakat Kuantan Singingi.

“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja sama, kekompakan, dan komitmen seluruh stakeholder, mulai dari jajaran pemerintah daerah, DPRD, hingga seluruh pihak terkait. WTP ke-15 ini menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui pengelolaan keuangan yang baik dan bertanggung jawab,” kata Suhardiman.

Orang nomor satu di Kuansing itu menegaskan, prestasi yang diraih bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, penghargaan tersebut justru menjadi tantangan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah.

“Prestasi ini bukan tujuan akhir. Justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah, meningkatkan kualitas pembangunan, serta memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Kuantan Singingi,” tegasnya.

Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal juga menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Kuansing mempertahankan opini WTP hingga 15 kali berturut-turut.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Kuansing yang harus terus dipertahankan melalui sinergi antara legislatif dan eksekutif.

“Ini adalah prestasi seluruh masyarakat Kuansing. DPRD akan terus mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik melalui fungsi pengawasan dan sinergi bersama pemerintah daerah. Semoga capaian ini dapat terus dipertahankan pada tahun-tahun mendatang,” ujar Juprizal.

Dengan torehan 15 kali WTP secara beruntun, Kabupaten Kuantan Singingi kembali membuktikan diri sebagai daerah yang mampu menjaga kepercayaan publik melalui pengelolaan keuangan yang sehat dan profesional.

Di tengah derasnya tuntutan keterbukaan informasi dan pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran, Kuansing menjawabnya dengan prestasi nyata. Bukan satu atau dua kali, tetapi 15 kali berturut-turut, sebuah capaian yang semakin mengukuhkan Negeri Jalur sebagai daerah yang konsisten menjaga amanah rakyat melalui tata kelola pemerintahan yang baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala daerah se-Provinsi Riau, Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, M.Si, Inspektur Drs. Rustam, Sekretaris DPRD Andi Zulfitri, M.Sc, Plh Kepala Diskominfoss H. Heri Antoni, M.Si, Kabag Umum Setda Kuansing Deswan Antoni, serta perwakilan BPKAD Kuansing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *