Scroll untuk baca artikel
Kabupaten Kuantan SingingiKota PekanbaruProvinsi RiauSosialita

Eks Gubri RZ Lepas Jenazah Kadis Kominfoss H Doni Aprialdi — Tangis Haru Pecah Iringi Perjalanan Terakhir

×

Eks Gubri RZ Lepas Jenazah Kadis Kominfoss H Doni Aprialdi — Tangis Haru Pecah Iringi Perjalanan Terakhir

Sebarkan artikel ini
Eks Gubri RZ Lepas Jenazah Kadis Kominfoss H Doni Aprialdi — Tangis Haru Pecah Iringi Perjalanan Terakhir

PEKANBARU | DETAKKita.com Suasana duka begitu terasa di rumah duka Perumnas Jalan Utama, Rejosari, Pekanbaru, Rabu (1/7/2026). Isak tangis keluarga, kerabat, sahabat, dan para pelayat mengiringi prosesi pelepasan jenazah Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfoss) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), H. Doni Aprialdi, SH., MH., menuju tempat peristirahatan terakhir.

Prosesi pelepasan berlangsung penuh khidmat. Mantan Gubernur Riau (Gubri) H. Rusli Zainal hadir secara langsung dan melepas keberangkatan almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok birokrat yang dikenal berdedikasi tinggi, santun, dan mengabdikan hidupnya untuk masyarakat.

Turut hadir dalam prosesi tersebut sejumlah tokoh dan pejabat, di antaranya mantan Anggota DPRD Riau H. Yuherman Yusuf, Asisten III Setda Kuantan Singingi Azhar Ali, mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau H. Taswin Yaqub, Sekretaris Dinas Kominfoss Kuansing Hevi Heri Antoni, Sekretaris BKPP Kuansing Agus Siswanto, mantan Staf Ahli Pemkab Kuansing H. Syamsir Alam, serta mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing H. Dianto Mampanini.

Dalam sambutannya, Rusli Zainal yang lebih dikenal dengan RZ menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Menurutnya, almarhum merupakan aparatur yang memiliki loyalitas tinggi, bekerja penuh tanggung jawab, serta meninggalkan jejak pengabdian yang patut dikenang.

“Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya H. Doni Aprialdi. Beliau pernah mengemban amanah sebagai Kepala Biro Umum Setda Provinsi Riau dan Kepala Badan Penghubung Provinsi Riau di Jakarta serta dikenal sebagai pribadi yang baik, santun, serta memiliki semangat pengabdian yang luar biasa. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT, segala khilaf diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” ungkap Rusli Zainal.

Kesedihan yang sama juga dirasakan keluarga besar Dinas Kominfoss Kabupaten Kuantan Singingi. Sekretaris Dinas Kominfoss Kuansing, Hevi Heri Antoni, mengaku kehilangan sosok pemimpin yang selama ini menjadi panutan sekaligus motivator bagi seluruh pegawai.

“Bagi kami, almarhum bukan hanya seorang kepala dinas, tetapi juga seorang pemimpin, sahabat, dan teladan. Beliau selalu mengajarkan kami untuk bekerja dengan tulus, menjaga integritas, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kepergian beliau menjadi kehilangan yang sangat besar bagi keluarga besar Dinas Kominfoss Kuansing. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutur Hevi dengan mata berkaca-kaca.

Usai prosesi pelepasan, jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Gang Akhir, Kulim, Pekanbaru. Ratusan pelayat mengiringi langkah terakhir almarhum dengan lantunan doa, sebagai penghormatan atas pengabdian panjangnya selama menjadi aparatur sipil negara.

H. Doni Aprialdi meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Semasa hidupnya, ia dikenal memiliki perjalanan karier yang cemerlang, baik saat bertugas di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau maupun Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya dengan penuh dedikasi, integritas, dan tanggung jawab.

Kepergian H. Doni Aprialdi bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Kuantan Singingi. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai birokrat yang sederhana, rendah hati, serta mengabdikan seluruh tenaga dan pikirannya demi kemajuan daerah. Jejak pengabdian dan keteladanannya diyakini akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam membangun negeri.

Duka mendalam juga datang dari kalangan masyarakat Baserah serta Kuantan Singingi yang berada di Pekanbaru. Ketua Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (IKKS) Pekanbaru, H. R. Rusdianto, menyebut kepergian H. Doni Aprialdi sebagai kehilangan besar bagi masyarakat Baserah serta Kuantan Singingi. Menurutnya, almarhum merupakan salah satu putra terbaik Kabupaten Kuantan Singingi kelahiran Baserah yang berhasil mengukir karier melalui dedikasi, integritas, dan pengabdian di pemerintahan dan juga keorganisasian.

“Kami keluarga besar IKKS Pekanbaru turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhum H. Doni Aprialdi. Beliau adalah putra terbaik Kabupaten Kuantan Singingi kelahiran Baserah yang telah mengharumkan nama kampung halaman melalui pengabdian sebagai aparatur negara serta organisasi yang dipimpinnya. Kepergian beliau menjadi kehilangan yang sangat mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Kuantan Singingi, khususnya warga Baserah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah beliau, mengampuni segala khilafnya, dan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujar H. R. Rusdianto.

Hal senada disampaikan Ketua Ikatan Keluarga Besar Baserah (IKBB) Pekanbaru, Aswandi. Ia mengenang almarhum sebagai pribadi yang sederhana, rendah hati, dan tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat Baserah meski telah menduduki berbagai jabatan strategis.

“Almarhum H. Doni Aprialdi adalah kebanggaan masyarakat Baserah. Beliau menunjukkan bahwa dengan kerja keras, kejujuran, dan loyalitas, seseorang mampu memberikan kontribusi besar bagi daerah. Kami kehilangan sosok panutan yang selalu menjaga silaturahmi dan tidak pernah melupakan asal-usulnya. Semoga Allah SWT menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran serta keikhlasan,” ungkap Aswandi.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kuantan Singingi yang juga Anggota DPRD Kuantan Singingi Fraksi Gerindra, Gusmir Indra, atau yang akrab disapa Indrako. Menurutnya, kepergian H. Doni Aprialdi menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi dunia birokrasi, tetapi juga keluarga besar KORMI di Provinsi Riau.

Indrako mengatakan, selama mengemban amanah sebagai Ketua KORMI Provinsi Riau, almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul seluruh induk organisasi olahraga rekreasi, memberikan motivasi kepada para atlet, serta konsisten mendorong kemajuan olahraga masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

“Atas nama keluarga besar KORMI Kabupaten Kuantan Singingi, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak H. Doni Aprialdi. Beliau adalah sosok panutan, pemimpin yang rendah hati, dan memiliki dedikasi luar biasa dalam membesarkan KORMI Provinsi Riau. Selama memimpin, beliau selalu memberikan semangat kepada seluruh atlet, pengurus, dan pegiat olahraga rekreasi di kabupaten maupun kota se-Riau. Kepergian beliau merupakan kehilangan besar bagi kami semua,” ujar Indrako.

Ia menambahkan, keteladanan, semangat pengabdian, serta komitmen almarhum dalam membangun olahraga rekreasi masyarakat akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi seluruh insan KORMI di Provinsi Riau.

“Kami mendoakan semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala dosa dan khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Insya Allah, jasa dan pengabdian beliau akan terus kami lanjutkan sebagai bentuk penghormatan kepada seorang pemimpin yang telah banyak berbuat untuk kemajuan KORMI di Provinsi Riau,” tutup Indrako.

Rasa kehilangan yang sama juga disampaikan pemilik media DETAKKita.com sekaligus Direktur Utama (Dirut) PT. DETAK MEDIA GROUP, Hendra Riko Purnomo, yang akrab disapa Hendra Datuk. Putra asli Kuantan Singingi kelahiran Baserah itu mengaku sangat terpukul atas kepergian H. Doni Aprialdi yang selama ini dikenalnya sebagai sosok yang bersahaja, terbuka, dan selalu memberikan semangat kepada siapa pun yang berinteraksi dengannya.

Menurut Hendra Datuk, almarhum bukan hanya seorang pejabat yang sukses dalam karier birokrasi, tetapi juga figur yang mampu menjadi tempat bertanya, berdiskusi, dan memberikan nasihat bagi banyak orang, termasuk insan pers.

“Bagi saya pribadi, almarhum H. Doni Aprialdi bukan sekadar seorang Kepala Dinas. Beliau adalah sosok abang, sosok ayah, sekaligus sahabat bagi banyak orang yang pernah mengenalnya. Beliau memiliki ketulusan hati, rendah hati, mudah bergaul, dan tidak pernah membeda-bedakan siapa pun. Setiap bertemu, beliau selalu memberikan motivasi dan energi positif kepada orang-orang di sekelilingnya,” ungkap Hendra Datuk.

Ia menambahkan, sebagai sesama putra Baserah, dirinya merasa bangga pernah mengenal dan menjalin hubungan baik dengan almarhum yang dinilai telah mengharumkan nama kampung halaman melalui dedikasi serta pengabdiannya di pemerintahan maupun keorganisasian.

“Kepergian beliau merupakan kehilangan besar, bukan hanya bagi keluarga dan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, tetapi juga bagi masyarakat Baserah dan seluruh insan yang pernah merasakan kebaikan beliau. Atas nama keluarga besar PT. DETAK MEDIA GROUP dan redaksi DETAKKita.com, kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan. Insya Allah, nama baik, keteladanan, dan pengabdian beliau akan selalu hidup dalam hati kami,” tutup Hendra Datuk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *