SENTAJO RAYA | DETAKKita.com — Musibah kebakaran yang melanda sebuah bengkel sepeda motor di Simpang 4, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Jumat (19/6/2026) petang, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing.
Begitu menerima laporan kejadian, Bupati Kuansing H. Suhardiman Amby langsung menginstruksikan jajarannya untuk bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban yang terdampak musibah tersebut.
Informasi kebakaran pertama kali diterima melalui laporan yang disampaikan Plt. Kasat Pol PP Kuansing, Riokasyterwandra, S.E., M.Si., setelah berkoordinasi dengan Plt. Camat Sentajo Raya dan Pj. Kepala Desa (Kades) Koto Sentajo, H. Bahmada.
Menindaklanjuti laporan itu, Bupati Suhardiman Amby meminta agar Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera turun tangan melakukan pendataan serta menyalurkan bantuan yang dibutuhkan korban.
“Bupati meminta agar Dinas Sosial dan BPBD segera berkoordinasi sehingga warga yang tertimpa musibah dapat memperoleh bantuan dari pemerintah daerah,” ujar Riokasyterwandra menyampaikan instruksi Bupati.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di bengkel milik Herman (48), warga Simpang 4 Sentajo Raya. Api diketahui mulai membesar sekitar pukul 17.45 WIB dan dengan cepat melalap bangunan beserta sejumlah kendaraan yang berada di dalam bengkel.
Mendapat laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam, yakni MPK 07 dan MPK 09, menuju lokasi kejadian.
Tim yang terlibat dalam proses pemadaman terdiri dari Ogi Juanda, Paldi Irza, Wendri, Egi Sudiska, Amsarry Muslim F., Gilang Okta, Ricky Saputra, dan Zulnedi. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman serta pengendalian api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berkat kerja cepat petugas, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan dan situasi dinyatakan terkendali. Seluruh personel kemudian kembali ke Markas Komando sekitar pukul 19.00 WIB setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Akibat insiden tersebut, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta. Sedikitnya enam unit sepeda motor beserta sejumlah peralatan dan barang lainnya dilaporkan hangus terbakar.
Berdasarkan hasil laporan sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian saat melakukan pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian menjalar hingga memicu kebakaran besar.
Kepala Desa (Kades) Koto Sentajo, H. Bahmada yang akrab disapa Bang Mada, mengapresiasi respon cepat pemerintah daerah dan petugas pemadam kebakaran yang bergerak sigap membantu warga saat musibah terjadi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kuansing yang langsung memberikan perhatian dan menginstruksikan bantuan bagi korban. Kami berharap bantuan yang nantinya diberikan dapat meringankan beban warga yang terdampak,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemkab Kuansing kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di musim panas dan cuaca kering yang berpotensi memicu kebakaran.
“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan. Sedikit kelalaian dapat menimbulkan kerugian besar, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar,” tegas Rio.
Musibah yang menimpa bengkel milik Herman menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap potensi kebakaran harus terus ditingkatkan. Di sisi lain, langkah cepat Pemerintah Kabupaten Kuansing dalam merespons kejadian tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.






