Scroll untuk baca artikel
NasionalSejarah

Terungkap! Pasukan Elite RI Disambut Perlawanan Sengit Saat Terjun di Dili 1975

×

Terungkap! Pasukan Elite RI Disambut Perlawanan Sengit Saat Terjun di Dili 1975

Sebarkan artikel ini
Terungkap! Pasukan Elite RI Disambut Perlawanan Sengit Saat Terjun di Dili 1975

JAKARTA | DETAKKita.com Sebuah foto bersejarah memperlihatkan pasukan lintas udara Indonesia bersiap menjalankan operasi penerjunan di Kota Dili, Timor Timur, pada Desember 1975. Dalam gambar tersebut, para prajurit tampak mengenakan perlengkapan lengkap, mulai dari helm pasukan para, parasut utama dan cadangan, senjata, hingga logistik tempur yang akan dibawa dalam operasi.

Pasukan lintas udara (airborne) dikenal sebagai satuan yang mengandalkan kecepatan, faktor kejut, dan kemampuan infiltrasi vertikal di belakang garis pertahanan lawan untuk merebut serta mengamankan objek-objek vital. Semangat tempur mereka kerap dirangkum dalam prinsip “Berani, Benar, dan Berhasil”, serta semboyan “Bersama Tuhan Kita Menyerbu Dari Langit.”

Namun, dalam operasi penerjunan di Dili, faktor kejutan yang menjadi salah satu keunggulan utama pasukan lintas udara disebut telah berkurang. Berdasarkan informasi yang beredar dalam catatan sejarah tersebut, pasukan Portugis yang tergabung dalam Tropaz telah berada dalam kondisi siap menghadapi serangan yang datang.

Akibatnya, perlawanan yang dihadapi pasukan penerjun Indonesia berlangsung lebih berat dari perkiraan. Tropaz dikenal memiliki pengalaman tempur, termasuk dalam operasi pertempuran kota di Mozambik, serta didukung persenjataan yang dinilai cukup memadai pada masa itu.

Selain itu, muncul informasi bahwa sebelumnya terdapat anggapan Dili hanya dijaga oleh pasukan dengan kemampuan terbatas. Namun di lapangan, pasukan Indonesia justru menghadapi kekuatan yang lebih terlatih dan berpengalaman, sehingga operasi tersebut menimbulkan korban yang tidak sedikit.

“Pasukan para (lintas udara/airborne) berfokus pada kecepatan, kejutan, dan infiltrasi vertikal di belakang garis pertahanan musuh untuk menguasai objek vital, sering kali berpegang pada prinsip ‘Berani, Benar, dan Berhasil’. Bersama Tuhan Kita Menyerbu Dari Langit.”

 

ABRI TNI Tempo Doeloe — Indonesian Army.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *