KOPAH | DETAKKita.com — Apa yang dulu dianggap mimpi dan bahkan ditertawakan, kini berubah menjadi kenyataan yang membanggakan. Pabrik hilirisasi karet (KOJAI) di Desa Titian Modang, Kecamatan Kuantan Tengah, resmi beroperasi dan mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya petani karet di Kuantan Singingi.
Kepala Desa Titian Modang Kopah, Nasrun, tak menutup fakta bahwa ide tersebut sempat diragukan banyak pihak. Namun kini, keraguan itu justru berbalik menjadi apresiasi.
“Awalnya banyak yang menertawakan dan meragukan gagasan Bupati H. Suhardiman Amby tentang Pabrik KOJAI ini. Namun berkat kesungguhan beliau untuk mensejahterakan masyarakat, akhirnya pabrik hilirisasi karet ini dapat diresmikan dan mulai difungsikan,” tegas Nasrun saat mendampingi kunjungan Bupati, Selasa (5/5/2026) malam.
Produksi Sudah Jalan, Dampak Mulai Terasa
Tak sekadar peresmian, pabrik ini sudah mulai berproduksi. Nasrun menyebut hasil awal pengolahan karet rakyat telah terlihat dan diharapkan segera bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.
“Sekarang hasil produksinya sudah mulai tampak. Kita berharap ini segera bisa digunakan masyarakat secara luas, bahkan kalau memungkinkan dapat memenuhi kebutuhan ban motor di Kuantan Singingi,” ujarnya.
Harapan ini bukan tanpa dasar—karena hilirisasi memang dirancang untuk mengubah karet mentah menjadi produk jadi bernilai tinggi.
Bupati Tegas: Ini Pabrik Hilirisasi Pertama di Riau!
Bupati Kuantan Singingi, H. Suhardiman Amby, menegaskan bahwa pabrik ini merupakan pabrik hilirisasi karet pertama di Provinsi Riau. Ia menyebut kehadirannya sebagai tonggak penting dalam mendorong kebangkitan ekonomi petani.
Menurutnya, keuntungan paling nyata adalah efisiensi biaya distribusi yang selama ini menjadi beban petani.
“Semakin dekat jarak angkut, semakin murah biaya pembongkaran. Tentu ini akan membuat harga jual karet petani semakin baik. Minggu lalu harga karet sudah mencapai Rp18.500 per kilogram, dan kita berharap pekan depan bisa terus meningkat,” tegas Suhardiman.
Dari Karet Mentah ke Produk Bernilai Tinggi
Dalam peninjauan lapangan bersama Sekda Zulkarnaen dan Kadis Perkebunan Andri Yama, Bupati melihat langsung proses pengolahan karet rakyat menjadi berbagai produk turunan.
Produk yang dihasilkan antara lain:
- Seal gas
- Paving block berbahan karet
- Karet gelang
- Produk turunan lainnya
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Kuansing mulai beralih dari ekonomi bahan mentah menuju industri berbasis nilai tambah.
Strategi Hilirisasi: Senjata Lawan Harga Rendah
Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi menilai hilirisasi sebagai strategi kunci untuk mengangkat harga komoditas perkebunan yang selama ini fluktuatif.
Manfaat langsung hilirisasi antara lain:
- Memangkas rantai distribusi
- Menekan biaya transportasi petani
- Meningkatkan harga jual di tingkat petani
- Membuka lapangan kerja baru
- Mendorong pertumbuhan ekonomi lokal
Didukung Program Lain: Pamigo Jadi Penguat
Selain KOJAI, Kuansing juga telah mengoperasikan Pabrik Mini Minyak Goreng (Pamigo) di Simpang Raya, Kecamatan Singingi Hilir. Dua proyek ini menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal.
Dasar dan Kekuatan Regulasi Hilirisasi
Program ini bukan tanpa landasan. Beberapa dasar hukum yang memperkuat kebijakan hilirisasi antara lain:
- Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan
- Mengamanatkan peningkatan nilai tambah hasil perkebunan melalui pengolahan.
- Kebijakan Nasional Hilirisasi Industri
- Mendorong daerah untuk tidak lagi bergantung pada penjualan bahan mentah.
- Penguatan Ekonomi Berbasis Lokal
- Mengoptimalkan potensi daerah sebagai penggerak utama kesejahteraan masyarakat.
Era Baru Petani Karet Kuansing
Beroperasinya pabrik KOJAI menjadi penanda dimulainya era baru bagi petani karet Kuansing. Dari yang sebelumnya hanya menjual bahan mentah dengan harga rendah, kini mereka memiliki peluang menikmati nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Apa yang dulu ditertawakan, kini justru menjadi kebanggaan. Dan jika konsisten dikembangkan, bukan tidak mungkin Kuansing akan menjadi pusat industri karet hilir di Riau.






