Scroll untuk baca artikel
BencanaKabupaten Kuantan SingingiPeristiwaProvinsi Riau

Usai Sholat Jumat Api Mengamuk! Gedung MTsN 2 Kuansing Dilalap Si Jago Merah — Damkar Turunkan Dua Armada

×

Usai Sholat Jumat Api Mengamuk! Gedung MTsN 2 Kuansing Dilalap Si Jago Merah — Damkar Turunkan Dua Armada

Sebarkan artikel ini
Usai Sholat Jumat Api Mengamuk! Gedung MTsN 2 Kuansing Dilalap Si Jago Merah — Damkar Turunkan Dua Armada

SENTAJO | DETAKKita.com Kepanikan melanda warga Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, setelah kobaran api tiba-tiba melalap bangunan sekolah MTsN 2 Kuantan Singingi, Jumat (6/3/2026) siang, sesaat setelah masyarakat menunaikan sholat Jumat.

Api dengan cepat membakar bagian atas gedung sekolah dua lantai tersebut hingga menimbulkan kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan. Warga sekitar yang panik langsung melaporkan kejadian itu ke petugas pemadam kebakaran.

Tim Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kuantan Singingi segera bergerak cepat ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP PKP Kuansing Riokasyterwandra menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima oleh petugas di Mako (Markas Komando) pada pukul 13.25 WIB.

“Info pengaduan masuk ke Mako pada tanggal 6 Maret 2026 pukul 13.25 WIB. Tim langsung bergerak dan tiba di lokasi pada pukul 13.39 WIB dengan mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran,” ujar Riokasyterwandra dalam laporan resminya.

Ia menyebutkan, dua unit mobil pemadam yakni MPK 09 dan MPK 06 diterjunkan ke lokasi kebakaran yang berada di Kampung Baru Sentajo.

Petugas yang dipimpin langsung oleh Kabid Damkar Julhendri, S.ST bersama tim gabungan berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lainnya.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.26 WIB dan situasi berhasil dikendalikan. Selanjutnya tim kembali ke Pos Mako pada pukul 14.52 WIB,” jelasnya.

Riokasyterwandra menambahkan, proses pemadaman juga dibantu oleh unsur TNI, Polri, BPBD serta masyarakat setempat sehingga api dapat segera dijinakkan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada bangunan sekolah dengan estimasi kerugian mencapai sekitar Rp150 juta.

“Untuk penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) Koto Sentajo H. Bahmada, yang akrab disapa Bang Mada, kepada DETAKKita.com di lokasi, mengaku dirinya mengetahui peristiwa tersebut dari laporan warga usai sholat Jumat.

Menurutnya, saat ia tiba di lokasi bersama masyarakat, api sudah membesar dan melalap bagian bangunan sekolah.

“Awal kejadian kebakaran belum diketahui secara pasti. Saya mendapat laporan warga sepulang dari sholat Jumat. Ketika kami sampai di lokasi, api sudah melalap bangunan sekolah dua lantai tersebut,” ungkap Bang Mada.

Peristiwa kebakaran ini sempat mengundang perhatian warga sekitar yang memadati lokasi kejadian. Beruntung, berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merambat lebih luas.

Saat ini, pihak terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan sebagian gedung MTsN 2 Kuansing tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *