Scroll untuk baca artikel
InternasionalJakartaNasionalSuara Kita

Perang Timur Tengah Kian Membara! Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tekan Israel Akui Kemerdekaan Palestina

×

Perang Timur Tengah Kian Membara! Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tekan Israel Akui Kemerdekaan Palestina

Sebarkan artikel ini
Perang Timur Tengah Kian Membara! Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tekan Israel Akui Kemerdekaan Palestina

JAKARTA | DETAKKita.com Konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah semakin memanas. Serangan rudal dan drone yang dilancarkan Iran ke sejumlah titik yang diduga terkait pangkalan militer Amerika Serikat membuat situasi perang memasuki fase berbahaya pada hari ketiga dan keempat.

Gejolak ini memicu kekhawatiran dunia. Tangis, jeritan, dan penderitaan warga sipil terus pecah di tengah malam yang mencekam. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat memancing negara-negara lain di kawasan Timur Tengah untuk ikut terseret dalam konflik berskala besar.

Pakar Hukum Pidana Internasional, Prof Dr Sutan Nasomal SH MH PhD, menilai Indonesia harus segera mengambil peran strategis untuk menghentikan eskalasi perang tersebut. Ia secara tegas meminta Presiden RI Prabowo Subianto mendesak Israel agar segera mengakui kemerdekaan Palestina sebagai jalan menuju perdamaian dunia.

Kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Itu amanah konstitusi UUD 1945. Indonesia tidak boleh diam melihat penderitaan rakyat Palestina,” tegas Prof Sutan kepada para pimpinan redaksi media nasional dan internasional di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Kompleks Kopassus, Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, saat ini merupakan momentum penting bagi Indonesia untuk tampil sebagai penengah konflik internasional. Ia meyakini kepemimpinan Prabowo Subianto memiliki kapasitas diplomasi kuat untuk mendorong penghentian perang.

Dunia membutuhkan suara penyejuk. Presiden Prabowo harus berani menyerukan penghentian perang dan menekan Israel agar mengakui kemerdekaan Palestina,” ujarnya.

Prof Sutan juga mengingatkan bahwa jika konflik terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya pada kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi meluas ke negara-negara besar termasuk Amerika dan Eropa. Bahkan ia menilai ancaman penggunaan senjata nuklir bisa menjadi mimpi buruk bagi dunia.

Jangan sampai dunia baru sadar setelah senjata nuklir keluar dari gudangnya dan menghancurkan banyak negara serta menelan korban rakyat sipil yang tidak berdosa,” katanya.

Selain isu kemanusiaan, ia juga mengingatkan potensi dampak besar terhadap stabilitas energi dan keamanan global, termasuk Indonesia. Karena itu pemerintah diminta segera memperkuat kerja sama ketahanan energi untuk mengantisipasi kemungkinan krisis.

Prof Sutan bahkan menegaskan bahwa Indonesia harus berani bersikap tegas di panggung internasional bersama negara-negara yang menolak penjajahan.

Indonesia harus berdiri bersama negara yang mencintai perdamaian dan menolak penjajahan. Dunia sedang menunggu langkah tegas untuk menghentikan perang ini,” ujarnya.

Ia optimistis kehadiran Presiden Prabowo sebagai tokoh yang disegani di kancah internasional dapat meredam konflik yang semakin membara.

Korban perang di Timur Tengah menunggu hadirnya penengah yang kuat. Kita berharap Presiden Prabowo bisa mengambil peran itu agar korban sipil tidak terus bertambah,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *