BASERAH | DETAKKita.com — Kebakaran hebat menghanguskan kandang ternak milik warga di Desa Pulau Kijang Baserah, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.
Api yang membesar dengan cepat melalap kandang beserta hampir seluruh ternak milik Agus Salim, warga Desa Pulau Kijang. Lokasi kandang diketahui berada tidak jauh dari rumah pemilik, sehingga sempat membuat panik warga sekitar.
Beruntung, warga bersama Unit Damkar Posko Sektor Baserah dan personel Polsek Kuantan Hilir segera tiba di lokasi kejadian. Api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke permukiman warga lainnya.
Danton Posko Damkar Sektor Baserah, Sartono, yang ditemui DETAKKita.com di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Alhamdulillah aman terkendali dan tidak ada korban jiwa,” ujar Sartono.
Ia menjelaskan, saat kejadian pihaknya baru saja kembali dari tugas pemadaman kebakaran di Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), tepatnya di Pasar Bawah Peranap. Meski dalam kondisi lelah usai bertugas, tim Damkar tetap sigap menuju titik api begitu menerima informasi kebakaran di Pulau Kijang Baserah.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Simpang Tanah Lapang, Jefriyoni alias Boduok, yang turut berada di lapangan menyampaikan bahwa penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui secara pasti.
“Kita belum tau, apa penyebab kebakarannya. Tapi yang jelas hewan ternak warga kita ini banyak yang mati, sementara yang disebut warga ada 2 ekor kambing, dan puluhan ekor ternak lainnya,” ucap Jefriyoni.
Akibat peristiwa tersebut, hampir seluruh ternak di dalam kandang dilaporkan hangus terbakar. Kerugian materil diperkirakan cukup besar, mengingat jumlah ternak yang mati mencapai puluhan ekor.
Hingga berita ini diterbitkan, DETAKKita.com belum memperoleh data resmi terkait jumlah pasti ternak yang terbakar maupun estimasi total kerugian dari pihak pemerintah desa maupun kepolisian setempat. Penyelidikan lebih lanjut masih menunggu hasil pendataan dan olah tempat kejadian perkara.






